Friday, August 24, 2012

Tangkolo

Namanya dusun tangkolo. Tangkolo tapi lebih dari sekedar dusun. Tangkolo sudah berupa desa. Tangkolo desa yang malah lebih dari desa biasanya di pedesaan. Tangkolo sudah memiliki banyak kemajuan disana sini yang membuatnya lebih dari sekedar desa biasa.

Tangkolo memiliki banyak keunggulan dari segi fasilitas fisik. Jalan yang baik, penataan rumah yang rapih, masjid sebagai sarana ibadah yang megah dan besar, kantor desa yang representatif, bqlai kesehatan yang baik, gedung pertemuan yang layak, fasilitas lapangan bola voli dan lapangan sepak bola yang layak pakai, pemakaman yang tertata serta banyak keunggulan fasilitas lainnya.

Desa tangkolo juga memiliki alam yang luar biasa indahñya. Tangkolo di kelilingi oleh perbukitan di segala penjuru arah mata angin. Dari arah selatan di tutupi oleh bukit yqng merupakan akses perbatasan menuju Kabupaten Ciamis dan sebelah utaranya merupakan awal perbukitan menuju kabupaten kuningan. Sementara di arah barat  dan timurnya merupakan hamparan kaki bukit dari kedua bukit yang ada di utara dan selatannya.

Yang juga membuat tangkolo begitu istimewa indahnya yaitu adanya kali cijolang yang mengalir disepanjang sisi selatan ke arah utara. Dan di salah satu sisi sungan cijolang tersebut terbentang kokoh jembatan cijolang yang selalu ramai menjadi tempat untuk berhenti sejenak disana atau nongkrong anak anak muda hanya untuk sekedar melepas lelah atau ingin menikmati indahnya pemandangan sungai serta perbukitan di sekeliling tangkolo.

Jembatan cijolang juga menjadi indah dan terasa menarik karena didekatnya ada sebuah wisata air yang asik untuk dinikmati. Wisata air tersebut yaitu wisata rakit. Sebagian arus sungai cijolang oleh para pemuda di desa tangkolo sana di bendung dan menjadi sebuad danau kecil yang bisa dikelilingi oleh rakit. Dan para pengunjung bisa menaiki rakit tersebut dengan membayar tiga sampai empat ribu saha perorangnya. Sambil menaiki rakit di danau buatan di cijolang itu juga ditemani oleh iringan musik yang enak enak untuk didengar telinga.

Tangkolo juga berisi berbagai keindahan budaya seni dan ilmu. Tangkolo menjadi indah karena juga didukung oleh para penghuninya yang memang masih memegang dan menjunjung tinggi nilai nilai kesopanan. Para orang tuanya sederhana, karena memang banyak golongan sepuh disana, anak mudanya banyak juga dan menyimpan banyak potensi untuk membawa terus kemajuan bagi desa tangkolo.

Beberapa surau kecil tumbuh dan berdiri di tangkolo. Surau surau itu lebih istimewa karna sudah menjadi semacam pesantren atau tempat pendidikan agama badi warga tangkolo. Ada pendidikan bagi majelis talim orang tua, dan banyak juga pendidikan bagi anak anak generasi penerus.  Ada juga berdiri sebuah sekolah menengah atas kejuruan yang bersifat keagamaan atau aliyah yang mengajrkan nilai nilai keagamaan dan beberapa keterampilan kerja bagi para remaja disana.

Subhanallah, betapa terasa nikmat dan betah jika saya berlama lama disana. Perjalanan satu hari mudik ke rumah nenek atau nini disana menjadikan saya terkagum kepada semangat penduduk membangun desanya dan kemaha indahan Allah sang pencipta alam.

Subhanallah...
H+5 lebaran 1433 H

Published with Blogger-droid v2.0.6

Friday, August 17, 2012

Tanggal Tujuh Belas Agustus Tahun ini....

Subhanallah, maha suci Allah yang maha mengatur waktu yang maha berkehendak melakukan apa saha yang di inginiNya. Termasuk Allah swt mentakdirkan tahun ini hari kemerdekaan negara indonesia jatuh di tanggal ke 28 ramadhan.

Yang istimewanya, di akhir bualn ramahan ini Umat muslim indonesia yang berpuasa sedang berpergian mudik ke kampung halaman. Dan disepanjang perjalanan mudik, dibeberapa rumah masih menyempatkan untuk memasang bendera merah putih. Ya, bendera merah putih dipasang sebagai bukti semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan nilai semangat dan patriotisme pembangunan bangsa.

Tetapi tanggal dua puluh delapan ramadah adalah penyemangat juga bagi kita untuk mencari limpahan pahala dan beribu ampunan dari Allah swt. Ya, karena tanggal dua puluh delapan ini adalah bagian dari akhir ramadhan yang mulia. Ini adalah hari hari akhir berakhirnya bulan suci ramadhan yang penuh dengan ampunan. Di hari akhir akhir ramadhan juga Allah berkenan memberikan kesempatan kita untuk mendapatkan kemuliaan lailatul qadar.

Semangat kita di hari kemerdekaan mari kita isi dengan semangat untuk memerdekakan kita dari belenggu kekangan duniawi yang memberatkan fikiran dan tenaga kita. Mari terus memperbanyak ibadah yang nanti dapat kita tuai hasilnya di hari depan dan tentunya modal kebahagian kita di akhirat.

Mari terus membangun negara kita dengan semangat patriotisme yang tinggi. Semangat membangun yang dibarengi dengan kesabaran dan keikhlasan seperti semangat kita beribadah di saat akhir ramadhan yang mulia ini.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Ramadhan is dead...

Jika ingin melihat ramadan lebih cepat berakhir daripada biasanya, maka datanglah atau lakukan perjalanan mudik di beberapa hari menjelang lebaran. Niscaya akan nampak banyak orang yang makan dan minum ketika itu.

Semangat Ramadhan nampaknya sudah tidak lagi hinggap dibenak para pemudik. Niatan para pemudik adalah ibadah lain nampaknya. Ya, mereka lebih mementingkan semangat ibadah silaturahim. Padahal sayang sebenarnya lebaran belum tiba dan ramadhan masih menyapa dihadapan.

Mudah-mudahan orang yang diperjalan itu yakin bahwa ketika yang mereka lakukan makan dan minum itu adahah mengambil rukhsah atau keringanan yang memang Allah berikan ketika hambanya berperjalanan. Dan diberikan kekuatan untuk melakukan puasa penggganti dibulan lain nanti sesudah bulan ramadhan.

Meskipun sebenarnya dalam alquran Allah swt memberikan gambaran bahwa kita boleh meninggalkan puasa, namun akan lebih baik bagi kita jika kita tetap melaksanakan ibadah puasa. QS AlBaqarah ayat 184.

Semoga Allah beri kekuatan kepada kita untuk mampu menghidupkan terus semangat ramadhan kita hingga hari berakhirnya ramadhan nanti. Semoga Allah menjadikan kita orang yang tergolong orang yang besemangat untuk mendapatkan yang terbaik dan semoga allah berikan kita keistiqamahan untuk menjalankan terus amal ibadah yang diperintahkan oleh Allah swt. Aaamiin..

Published with Blogger-droid v2.0.6

I'tikaf

Salah satu amalan dibulan suci ramadhan yang istimewa adalah ibadah i'tikaf. Itikaf adalah amalan yang disunahkan oleh rasul dan disinggung juga oleh allah dalam alquran. Rasulullah mencontohkan untuk melaksanakan itikaf di sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan dan ketika pada tahun beliau wafat, beliau beritikaf selama dua puluh hari.

Dalam alquran Allah menyinggung itikaf didalam surat albaqarah ayat yang ke 187 dimana Allah menyinggung untuk tidak bercampur dengan istri ketika sedang beritikaf di masjid. Subhanallah betapa mulianya rasulullah yang sudah mencontohkan untuk beritikaf di masjid dan maha suci allah yang berkenan memberikan arahan kepada rasulullah untuk tidak bercampur ketika beritikaf.

Itikaf secara bahasa berarti berdiam diri. Secara istilah berarti berdiam diri di dalam masjid sambil melakukan ibadah kepada Allah. Dalam arti itikaf secara keseluruhan adalah suatu ibadah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid selama beberapa waktu tertentu dan dengan mengisinya melalui aktivitas ibadah.

Syarat itikaf ada dua macam. Pertama niat dan kedua berdiam diri di dalam masjid. Meskipun dalam waktu yang singkat kita memasuki masjid maka jika kita niatkan untuk beritikaf maka kita akan mendapatkan pahala itikaf.

Bebarapa rukun itikaf yaitu melakukan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah. Ebaraa ibadah yang bisa kita lakukan yaitu shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnah, kemudian ibadah membaca Alquran dengnan membacanya atau mentadaburinya. Selain itu dengan membaca berbagaimacam buku yang berisi keislaman dan keilmuan. Bisa juga dengan membicarakan, berdiskusi atau pengajian keislaman dan pembicaraan dengan topik yang bermanfaat lainnya.

Beberapa hal yang dapat membatalkan itikaf yaitu pertama jika kita keluar dari masjid untuk melakukan aktivitas kedunian lain, sperti berbelanja atau bekeja mencari nafkah kembali. Keluar dari masjid tidak membatalkan itikaf jika dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hajat badan kita.seperti buang air atau makan dan minum. Dalam haditsnya rasulullah juga pernah menjulukan kepalanya keluar jendela hanya untuk disisiri rambutnya oleh istri beliau. Subhanallah, hanya untuk disisiri.

Dan bisa di tarik kesimpulan bahwa kita bisa dimakruhkan atau bahkan berkurang nilai itikaf kita jika kita melakukan sesuat hal yang tidak diperbolehkan, seperti menggunjing atau berdebat pendapat yang sampai menimbulkan perselisihan. Sehingga salah satu aktivitas yang bisa kita lakukan adalah rebahan serta istirhat. Hal itu bis dilakukan demi menghidari dari perbuatan yang siasia serta mengumpullan tenaga kembali agar bisa kuat melaksanakan kembali ibadah lainnya.

Itikaf adalah bukti kesungguhan kita untuk berharap penuh akan kemurahan Allah. Bayangkan jika disetahun penuh kita beraktivitas memikirkan dunia dan penghidupan kita sehari hari, sementara dengan menyempatkan sepuluh hari di ahhir bulan ramadhan, menjadi bukti keikhlasan kita untuk banyak mengharap ridha dan ampunan Allah. Semoga kita bisa diberikan kekuatan dan kemampuan untuk bisa menyempatkan melakukan itikaf disuatu saat di ramadhan nanti. Dan tentunya semoga Allah masih berkenan memberikan kita kehidupan sampai bulan ramadhn tahun depan. Aamiin...

Published with Blogger-droid v2.0.6

Monday, August 13, 2012

Masjid vs Mall

Masjid dan Mall sepertinya bertanding ketika bulan ramadhan ini. Iya, layaknya pertandingan tinju, masjid dan mall saling beradu kebisaan menarik point dengan datangnya kunjungan masyarakat di bulan ramadhan ini. Dan uniknya, sepertinya ronde di dalam pertandingan itu juga seperti layaknya pertandingan tinju. Berikut ronde-ronde dalam bulan ramadhan tersebut :

1. Ronde pertama adalah ronde dimana hari sepeluh awal di bulan ramadhan. Masjid saat hari-hari ini jurusnya lebih kuat dibandingkan dengan jurus dari mall. Di masjid di sampaikan jurus ayat-ayat yang berkumandang di speakernya membuat, dan orang tertarik untuk masuk dan beribadah di dalamnya. Ajakan untuk beribadah puasa dan bershalat tarawih dari para ustad dan ustadah yang dikumandangkan di kultum serta ceramah di masjid juga banyak di ikuti oleh masyarakat.

Di ronde pertama ini juga masyarakat seperti memiliki pilihan yang lebih conodng kepada masjid dibandingkan ke mall. di hari-hari awal puasa tersebut masyarakat memuaskan dahaga untuk beribadah dan mendapatkan ampunan dari dosa di baulan ramadhan tidak seperti di bulan-bulan yang lainnya. dan luar bisanya, masjid menjadi perangkat pendukung dari berkahnya bulan suci ramadahan. ya, ramadhan yang suci dan pejnuh dengan limpahan pahala dan ampunan, dimanfaat masyarakat untuk banyak ke mesjid.

Lain dengan di Mall. Mall kalah penilaian diskon dibanding dengan masjid. Saat itu mall kurang peminat dibandingkan dengan masjid karena harga nya masih relatif tinggi, sehingga masyarakat belum ada banyak yang meramaikan mall.

Skor di ronde pertama ini adalah masjid : Mall ( 1 - 0 )

2. Ronde kedua, adalah ronde sepuluh hari kedua dibulan suci ramadhan. luar biasa di bulan ini mungkin mulai dari titik baliknya masjid menjadi kalah dan mulai bangkitnya kekuatan mall saat itu. Kumandang tadarus di masjid mulai lemah dan membuat masyarakat meras ramadhan mulai hilang. nuansa bertegur sapa dan saling menasihati melaui kultum dan ceramah mulai pudar. beberapa ajakan dari ustad dan ustadah di masjid tidak begitu lagi dihiraukan oleh masyarat.

Dan dironde kedua ini, mall mulai berbenah mengeluarkan jurus-jurusnya. beberapa jurus hiasan di mall dan diskon yang mulai di tawarkan membuat masyarakt sedikit-sedkit mtertarik untuk medatangi mall. Subhanallah, di ronde kedua ini adalah di mulainya seleksi bagi umat islam. siapa umat islam yang masih bersemangat untuk memepertahankan semata beribadah dan siapa umat islam yang mulai kendor semangat ibadahnya.

Dan tapi alhamdulillahnya, Masjid masih bisa mengeluarkan ajak untuk ber nuzulul quran, untuk menyegarkan kembali semangat untuk membaca dan mengamalkan Alquran. Di beberapa wilayah masyarakat tertentu di negeri ini masih melaksanakan qunutan, masih bersemangat untuk menyadari bahwa ramadhan masih ada dan masih harus terus untuk mencari banyaknya limpahan pahala di bulan ini.

Skor poin di ronde kedua adalah masjid : mall ( 2 - 1 )

3. Dan terkhir di ronde ketiga, adalah hari sepeuluh terakhir di bulan ramadhan. Masjid di hari-hari ini kalah dibandingkan dengan mall. masjid menjadi sepi dan mall mendandak menjadi ramai. Jurus yang disampaikan mall lebih menarik dihati masyarakat dibandingkan dengan masjid. Masyarakat lebih memilih untuk mendatangi diskon yang murah untuk membeli baju dan perlengkapan lainnya termasuk makanan untuk hari raya dibandingkan dengan menambah limpahan pahala di hari hari terakhir di bulan ramahdan.

Padahal masjid menyampaikun jurus lailatul qadar, jurus yang luar biasa ampuhnya, tetapi masyarakat lebih memilih untuk berbondong-bondong menuju mall untuk berbelanja.

Skor poin di ronde ini adalah masjid : mall ( 2 - 2 ).

Subhanallah, hasil akhirnya adalah 2 - 2. Mall bisa menyaingi keindahan masjid.

Wallahu'alam...

Tuesday, July 17, 2012

Bergembira menyambut ramadhan

Subhanallah, memang ilmu bisa didapat dari mana saja. Apabila Allah menghendaki untuk memberikan hidayah, maka Ia akan menunjukkan melalui apapun yang Ia kehendaki.

Kemari saat saya melakukan survei ke perusahaan industi roti, saya mendapatkan ilmu berharga dari pembicaraan dengan sang pemilik perusahaan roti tersebut. Ilmu berharga ini mengenai bagaimana sikap kebahagian kita yang hakiki ketika menyambut datangnya bulan suci ramadhan yang segera sebentar lagi.

Dalam sebuah hadits, rasulullah mengabarkan kepada para umàtnya bahwa barangsiapa yang merasa bergembira menyambut datangnya bulan suci ramadhan, maka Allah akan bebas dan haramkan dirinya dari panasnya jilatan api neraka kelak di akhirat.

Subhanallah, ketika berdiskusi dengan beliau sang pemilik usaha roti ini, ia mengutarakan betapa memang beratnya mendapatkan garansi bebasnya dari siksaan api neraka dengan harus merasa bergembira ketika memasuki datangnya bulan suci ramadhan. Beliau menuturkan bagaimana beratnya harus mengukir senyum ketika saat bulan ramadhan omset pembuatan makanan akan menjadi menurun karana saat berpuasa, dan terlebih menurunnya omset ini masuh harus tetap didorong oleh kelaziman perusahaan menunaikan hak-hak para pegawai ketika memasuki bulan kemenangan ini.  Ya, bagaimana caranya dengan kondisi omset atau pendapatan menurun dari penjualan makanan, sementara pos pengeluaran untuk THR harus terbayarkan.

Subhanallah betapa sulitnya membuat hati merasa bahagia ketika kita mendapatkan beberapa atau bahkan banyak persoalan hidup yang kita alami. Jarang ada orang yang bisa bersikap seperti itu. Kondisi kita pada awal bulan suci ramadhan jika di teliti lebih mendetail memang akan lebih berat beban bagi perkonomian kita. Yang pada kenyataannya pengeluaran kita dibulan ini semakin meningkat meskipun kita sudah menahan makan disiang hari. Kita dihadapkan dengan keharusan unuk membagi-bagi ampau dengan sanak saudara ketika menjelang lebaran nanti. Belum lagi yang memiliki kelurga yang cukup bsnyak yang hrus memutar otak bgaimna seharusnya memperoleh baju lebaran yan memamng moment saat lebaran itulah saat mengganti baju dengan yang baru.

Lantas bagaimana ternyata bahagia yang hakiki saat menyambut bulan suci ramadhan tersebut?. Ternyata keterampilan kita menata hati dan memaksimalkan ibadah serta usaha berupa ikhtiar kita menjadi kuncinya. Subhanallah mari menata hati untuk merasa bahagia di hadapan bulan suci ramadhan ini karena setiap kesulitan kita harus menjadi pemacu untuk kita maksimalkan usaha kita sehingga kita terrpacu untuk bersemangat. Dan luar biasanya Allah akan janjikan juga balasan pahala yang berlipat ketika kita menjalaninya di bulan suci ini.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Wednesday, July 11, 2012

Waktu-waktu Istimewa

Dalam keseharian kita, dari duapuluh empat jam, ada waktu-waktu istimewa yang Allah berikan untuk kita. Waktu ini menjadi istimewa karena di dalam waktu itu sendiri Allah menjamin kita dengan pahala dan ampunan dari Allah. Berikut waktu-waktu istimewa tersebut yang tersebar dari mulai pagi dini hari ketika kita bangun tidur hingga malam hari menjelang tidur kembali.

Pertama, waktu sebelum shalat subuh. Waktu itu adalah waktu istimewa untuk melakukan shalat tahajjud dan banyak munajat permohonan serta permohonan maaf dari segala dosa kepada Allah swt. Saat itu waktu istimewa karena Allah berjanji akan mendengar segala permohonan kita, karena Allah sendiri turun ke langit bumi yang paling rendah. Allah juga paling sering membanggakan umat islam yang sering melantunkan istighfar di saat sebelum subuh atau yang biasa disebut saat sahur.

Waktu tahajjud ini menjadi begitu istimewa juga, karena beratnya cara mendapatkan waktu tersebut, terutama bagi kita yang belum terbiasa mendapatkannya. Bayangkan waktu pagi dini hari adalah saat enak-enaknya kita tertidur dengan lelap. Kadang ketika mendengar paggilan tagrim, atau baca-bacaan menjelang subuh di masjid kita menjadi semakin dinina bobokan (hehe pengalaman...). Mari minta kepada Allah, semoga diberi kekuatan untuk bisa bangun dipagi hari, dan bisa melaksanakan shalat tahajjud.

Kedua, waktu istimewa berikutnya adalah ketika waktu duha. Waktu duha adalah waktu dimana setiap diri kita siap-siap memulai beraktivitas. Yang hendak melakukan pekerjaan, yang hendak melakukan perjalanan dan banyak aktivitas lainnya sering dilakukan diwaktu duha ini. Ketika kita hendak beraktvitas tentuna banyak hal persiapan yang akan kta lakukan untuk melancarkan aktivitas itu sendiri. Perbekalan, kesehatan, ketenangan dan bekal yang lainnya amat kita butuhkan. Dan Allah menjamin bahwa sebaik-baiknya bekal adalah taqwa, dan subhanallah melalu shalat duha juga Allah melihat ketaqeaan kita. Betapa shalat duha menjadi salah satu cara mendekatkqn diri kita kepada Aklah. Shalat duha menjadi pernyataan dari hamba kepada khaliknya akan kebersyukuran dan kemohonan akan segala anugrah yang diberikan. Maka beruntung yang bisa menghadap Allah diwaktu dhuha ini. Mintalah sebanyak-banyak keinginan dan rezeki niscaya Allah mengabulkan.

Waktu istimewa ketiga adalah waktu menunggu shalat. Sebetulnya waktu ke waktu adalah menunggu waktu shalat. Ketika kita selesai shalat subuh maka menuju shalat duhur berikutnya adalah masa menunggu shalat. Namun luar biasa orang yang menunggunya aktif. Menunggu aktif adalah ia sadar betul bahwa setiap saat yang ia lalui adalah aktivitas yang penuh dengan semangat shalat. Setiap aktvitas yang dilakukan adalah bagian dari ibadah dan permohonan kepada Allah. Muslim yang baik adalah jika sebentar lagi waktu shalat, maka ia sudah bersiap siaga di shaf shalat yang paling depan menuju pelaksanaan shalat. Allah menjamin bagi siapa saja yang sudah siap menunggu waktu shalat dan berdian di masjid maka malaikat akan terus mendoakan hingga tiba dikumandangkan adzan.

Subhanallah, maha suci Allah yang sudah berkenan memberikan waktu-waktu istimewa yang disediakan untuk kita. Mudah-mudahan kita diberikan kekuatan untuk bisa mendapatkannya dan bisa memperoleh banyak manfaat dari waktu-waktu tersebut. Aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Berbekal

Fatazawwaduu.. fainna khairazzad attaqwa...
Berbekallah, sesungguhnya bekal yang terbaik adalah taqwa... (Al-Qur'an)

.. bu roti-roti masih anget, persiapan masuk tol nanti gak berenti lagi...
.. air-air pa, persiapan biar ga haus...
..arulen-ulen, haraneut keneh, tamba lapar...

Hehe, seneng rasanya bisa berperjalan menaiki bis ke luar kota, banyak pengalaman, pemandangan dan ilmu hikmah luar biasa yang bisa didapat. Ucapan kalimat diatas biasa terdengar di dalam bis dari para pedagang pengasong makanan.

Kemarin saya berperjalanan ke kota Banjar dalam rangka menengok kakak yang Alhamdulillah baru saja melahirkan. Di dalam perjalanan tersebut saya menemui hal menarik. Ada sebuah ilmu yang saya dapatkan ketika perjalan kemarin, yaitu ilmu berbekal.

Luar biasa ternyata ketika sebagian orang berbekal makanan untuk menempuh perjalanan jauh, maka Allah menyuruh kita untuk berbekal dengan bekal takwa dalam rangka menempuh panjang dan sulitnya kehidupan ini.

Ya, bis kehidupan yang kita sedang tempat dan kita berada didalamya, harus terus berjalan menempuh panjangnya jalan kehidupan menuju tujuan terminal atau akhir hidup kita nanti. Maka sebaik-baik penumpang dan sepandai-pandainya pelaku perjalanan hidup tersebut adalah orang yang bisa berbekal dengan perbekalan yang baik, dengan makanan penyokong keberlangsungan hidup jasad kita, dan bekal takwa bagi ruhan serta jasad kita, agar kita selamat dan lancar sampai akhir tujuan nanti.

Semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah untuk bisa mengumpulkan bekal taqwa agar bisa menjalani kehidupan ini dengan baik. Aamiin.

Wallahu'alam.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Thursday, July 5, 2012

’Iffah

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Salah satu cara dan tingkatan manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan memiliki sifat 'iffah. Iffah berarti sifat memelihara diri dari meminta minta dan mengharap pemberian orang lain.

Sifat 'iffah ini dinyatakan di dalam Alquran surat albaqarah ayat ke 273. Didalam ayat tersebut Allah bercerita mengenai perilaku para sahabat nabi saw yang memiliki sifat iffah yang luar biasa ini. Apa luar biasanya? iffah tergambar dari sifat sifat seperti dibawah ini :

Pertama, orang yang memiliki siffat iffah adalah orang yang memiliki semangat untuk berjuang di jalan Allah. Para sahabat nabi saw waktu itu seperti digambarkan dalam ayat tadi bahwa mereka adalah orang-orang yang kesehariaanya adalah sebagai pelindung rasulullah. Mereka adalah orang pertama kali yang menjadi andalan rasulullah ketika beliau memerlukan bantuan. Orang yang cita-cita hidupnya dan aktivitas sehari-harinya hanya untuk kemajuan serta keberlangsungan Islam adalah orang yang luar biasa. Apa lagi yang dihadapi dan yang menjadi objek pekerjaannya adalah Allah serta rasulnya.

Kedua, orang yang memiliki sifat 'iffah ternyata juga memiliki kemampuan untuk mencukupi dirinya dengan keperluan duniawi. Jadi orang-orang yang berjuang sehari-hari dengan rosul itu ternyata juga bisa memiliki kemampuan untuk mencukupi dirinya dengan kebutuhan hidup. Dalam riwayat yang lain dikatakan bahwa mereka ini adalah orang-orang yang cukup, mereka dianggap cukup karena sudah memiliki kekayaan sampai batas tertentu. Saat itu orang yang dikatakan cukup adalah yang memiliki penghasilan sampai empat puluh dirham. jika di konversi sekarang sekitar dua juta rupiah. Subhanallah, luar biasa jika dibandingkan dengan keadaan kita sekarang, sepertinya masih layak penghasilan para sahabat rasul dulu waktu itu. Tapi yang menjadi luar biasa hebatnya mereka meskipun bekerja tetapi tidak dibutakan oleh pekerjaan mereka dari kewajiban menjaga Allah, rasul dan agamanya. Kita beristighfar karena kebiasaan kita yang masih mencintai pekerjaan kita dibandingkan dengan mencintai Allah dan rasul Nya tetapi kita masih dalam keaddan kurang untuk memenuhi kehidupan kita.

Ketiga, mereka ini berpenampilan yang tidak mencerminkan keadaan ekonomi mereka yang sesungguhnya. Secara ekonomi mereka dalam keadaan yang tidak tinggi, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka yang relatif kebanyakan waktunya digunakan untuk melindungi rasul dan hanya berfokus untuk berjuang dijalan jihad, tetapi mereka berpenampilan seperti layaknya orang yang mampu. Tidak sedikitpun terlihat mereka orang ynag sebenarnya membutuhkan. Dan dalam ayat tersebut diatas menjelaskan bahwa mereka tidak mau menerima bantuan atau sumbangan untuk membantu kehidupan mereka. Hanya orang-orang tertentu yang faham bagaimana kondisi mereka sebenarnya dan bagaimana caranya membantu mereka dengan tanpa menyinggung hati mereka.

Subhanallah, di zaman sekarng pun, jika kita dengan hati yang bersih mau melihat, ada orang-orang yang memiliki sifat iffah seperti yang disebutkan diatas. Ada ustad-ustaf yang mengajar di sekolah atau mengisi pengajian-pengajian dengan penuh rasa ikhlas. Mereka terkadang tidak pernah dibayar dengan layak, atau bahakn tidak pernah di bayar sama sekali. Tidak jarang mereka harus membiayai sendiri ongkos untuk sekolah atau dakwah mereka. Akan tetapi karena semangat dakwah mereka yang tinggi, mereka tidak terlihat lesu dan lemah apalagi menampakkan ketidak mampuan mereka kepada halayak ramai. Mereka para penerus jalan rasul dengan dakwah ini tidak pernah mengemis dan dengan terus terang meminta bantuan untuk kehidupan mereka. Mereka cukupi juga kebutuhan mereka dengan memiliki pekerjaan sampingan. Berjualan, menulis, atau mereka memperoleh rezeki ketika ilmu mereka di ambil oleh para peserta seminar ynag membutuhkan.

Subhanallah, mudah-mudahan kita diberi kekuatan untuk bisa memiliki sifat 'iffah dan diberi kemampuan utnuk membantu banyak orang-orang sudah bersifat iffah, yang mereka berdakwah dan bekerja karena Allah dan rasulNya...

Wallahu'alam....

Published with Blogger-droid v2.0.6

Tuesday, July 3, 2012

Merasakan manisnya iman

Tiga hal yang dapat meraup manisnya iman :
Pertama, mencintai Allah dan rasul melebihi dari segala-galanya.
Kedua, membenci dan mencintai seseorang hanya karena Allah.
Ketiga, tidak terpuruk dan mengulangi lagi maksiat yang pernah kita lakukan seperti sebelum kita taubat.

Mudah-mudahan Allah beri kita kekuatan untuk dapat meraup manisnya iman... aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Hikmah Puasa

Hikmah Puasa

Puasa? Siapa yang tidak mengenal puasa. Semua orang dibumi ini pasti mengenal sama ibadah yang satu ini. Anak kecil, anak dewasa sampe anak tua (benerkan semua orang tua juga pasti dulunya anak, hehe) pasti faham atau setidaknya pernah dengar dengan si rukun islam yang ketiga ini.

Luar biasa, ternyata puasa juga dikenal dari dulu jaman bumi ini masih sekumpulan, atau tepatnya masih banyak berupa hutan-hutan belantara, dimana manusianya manusia primitif yang belum mengenal tulisan. Puasa dalam arti menahan untuk tidak makan dalam jangka waktu tertentu biasa dilakukan oleh manusia atau bahkan makhluk hidup didunia ini, wuis...

Dalam Agama Islam puasa dikenal lebih umum ketika adanya bulan Ramadan. Semua Umat Islam memperhatikan betul dalam hal puasa di bulan ramadhan ini. Semua ikut berpuasa. Luar biasa memang rahmat Allah turun sebanyak -banyaknya di bulan yang memang penuh rahmat ini.

Banyak hikmah yang dipetik dari ibadah puasa ini.

Pertama, puasa sarana mendekatkan diri kepada Allah. Tidak ada ibadah yang diperintahkan selain dari Allah, maka begitupun hasilnya, tiada yang jauh dari Allah ketika kita rajin melaksanakan perintahNya. Puasa membuat  si pelakunya merasakan keberadaan Allah. Ia dengan sadar menahan untuk tidak makan dan minum walaupun tidak ada orang lain yang melihat. Subhanallah..
Hikmah kedua yaitu solidaritas. Orang yang berpuasa ibaratnya sama dengan kaum yang tidak mampu untuk merasakan makanan dengan cukup dalam sehari. Makan hanya sekali atau bahka tidak sama sekali. Pelaku puasa dilatih untuk merasakan bagaimana menahan lapar dan merasakan penderitaan orang yang tidak berkecukupan.
Hikmah ketiga kesehatan. Alhamdulillah dengan berpuasa organ pencernaan seperti mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dari aktivitas mencerna makanan. Betapa banyak orang yang banyak makannya dan terkadang berlebihan yang kemudian mengalami masalah dengan kesehatannya. Perut dan pencernaaan didalamnya memang sumber penyakit, sehingga jika kita benar-benar harus sedisiplin mungkin untuk menjaganya.

Itu salah tiga (kaya nama kota hehe) hikmah dari ibadah puasa. Masih banyak hikmah lain yang tidak tertulis, mudah-mudahan kita bisa mengamalkan ibadah puasa dan memperoleh hikmah dari ibadah puasa tersebut. Aamiin...

Wallahu alam bishowaab.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Sunday, June 3, 2012

Langkah ke Masjid

Alhamdulillah bersyukur bisa tinggal di komplek perumahan. Bersyukur bisa lebih optimal menambah amalan sunnah. Iya, klo di komplek kan rumah itu berbanjar sesuai dengan bloknya masing-masing, sehinggal banyak jalan jika menempuh ke suatu tempat. Nah bayangkan ketika kita pergi ke masjid, maka pulang dari masjid masih banyak jalan lain yang bisa ditempuh ketika perjalanan pulang kerumah. Dan memang Rasulullah saw mensunnahkan untuk melalui jalan yang berbeda ketika hendak berangkat ke masjd dan ketika hendak pulang dari masjid.

Apa hikmah dari sunnah Rasul ini? ternyata dengan semakin banyak jalur jalan yang kita lalui, maka semakin banyak silaturahmi yang bisa kita lakukan. akan semajin banyak orang yang bisa kita temui dan kita kenali. Semakin jauh jarak tempuh kita ke masjid dan kembali pulang ke rumah, maka semakin banyak langkah yang kita ayunkan. Dan semakin banyak langkah yang kita ayunkan, maka semakin sehat kaki serta organ jantung kita. Dan juga semakin banyak langkah yang kita ayunkan maka semakin banyak dosa yang bisa berguguran dari banyaknya dosa kita. subhanallah..

Published with Blogger-droid v2.0.4

Saturday, June 2, 2012

Masjid Atholabah

Masjid ini mungkin masjid pertama yang saya datangi dari semenjak pertama saya lahir di Serang. Menjadi yang pertama karena memang dahulu ketika saya pertama kali diajak pergi shalat berjamaah oleh bapak, di sekitar dekat rumah saya yang ada hanya sebuah mushola. Ga jauh bedanya sih masjid dan mushola, sama-sama tempat shala,cuma bedanya dibesar ruangan dan digunakan untuk shslat jumat atau tidak. Dan ternyata, pertama kali juga saya shalat jumat dalam hidup saya di masjid ini.

Dahulu ketika saya masih di bangku sekolah dasar, shalat di masjid ini seperti shalat di masjid agung. Di masjid ini jamaahnya sangat ramai. Sepertinya hampir empat kampung mendatangi masjid ini untuk melakukan shalat jumat. Belum banyak keberadaan masjid di sekitar lingkungan saya kali itu. Di kelurahan sumur pecung sekitar rw saya dahulu, komppek sumur pecung baru, komplek griya gemilang sakti dan sekitar lingkungan cinanggung belum memiliki masjid yang bisa digunakan untuk melaksanakan salat jumat.

Masjid Attholabah ini juga menjadi istimewa karena pertama menjadi mesjid yang berlokasi disekitar lingkungan kampusi STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi). Subhanallah menjadi lebih istimewa karena betapa didalam kampus itu menularkan keistimewaan kedalam mesjidnya. Mesjid ini juga adalah mesjid yang mungkin mesjid yang menggunakan bahasa indonesia di dalam khutbah jumatnya ketika masjid-masjid lain menggunakan bahasa arab. Sehingga membuat jamaah yang datang ketika shalat jumat menjadi ramai di masjid itu. Subhanallah, jamaah yang merindukan ilmu setiap minggunya melalui shalat jumat dan khutbahnya seakan sudah semakin banyak saat itu, tapi entah kenapa masjid dikebanyakan disekitar kota serang waktu itu masih menggunakan bahasa arab dalam khutbah jumatnya.

Alhamdulillah, saya masih bisa berkunjung ke masjid itu di sela perjalanan kerja saya, dan masih berusaha istiqamah mencintai dan merindukan masjid...

Published with Blogger-droid v2.0.4

Friday, June 1, 2012

Kelapa Gading

Saya tinggal di komplek kelapa gading kota serang baru. Sama seperti namanya yaitu kelapa yang banyak memberikan manfaat, semoga kelapa gading tempat saya tinggalpun banyak memberikan manfaat, keamanan, kesejukan dan kebahagian bagi saya dan bagi tetanga-tetangga saya disekitar sini.


Alhamdulillah disini sudah ada fasilitas yang cukup lengkap untuk menunjang kehidpuan. Ada masjid yang bernama masjid akhobah tempat kami yang beragama islam shalat berjamaqh dan menghidupkan keagama islaman, ada lapangan olah raga tempat kami melatih fisik dan kebugaran jasmani juga tempat berkumpul bermain dan bersilaturahim keluarga-keluarga kami. Dan ada juga warung-warung tempat kami berbelanja.


Yang belum ada dan jadi impian yaitu jajanan dimalam hari, seperti makanan yang lumayan berat, karena susah sekali jika harus pergi keluar komplek untuk berbelanja, lumayan jauh soalnya.


Serukan? Kapan-kapan mampir ya ke komplek kami. Kawasan kelapa gading.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Ngeblog lewat tablet

Alhamdulillah saya diberikan Allah kesempatan untuk ngeblog lagi kali ini setelah sekian lamnya tidak mempostin tulisan diblog ini. Dan lebih istimewanya lagi Allah berikan kesempatan kepada saya untk memanfaatkan nikmat yang Allah berikan kepada saya yaiut dengan mengoptimalkan tablet untuk ngeblog lagi.


Semoga dengan adanya tablet ini Allah mudahkan saya untuk banyak berama, lebih bnyak berbagi, lebih banyak menulis dan lebih banyak untuk bersyukur kepadq Allah, melalui tulisan dan foto tentunya.


Aamiin


Published with Blogger-droid v2.0.4