Wednesday, December 23, 2009
Ku raih Hikmah di Masjid Kampus...
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
7:11 AM
3
komentar
Monday, November 23, 2009
Hadits ke 13 arbain

Hadits Arbain ke 13:
Imam Nawawi
Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Kandungan Hadist :
1. Orang mu’min dengan mu’min yang lainnya bagaikan satu jiwa, jika dia mencintai saudaranya maka seakan-akan dia mencintai dirinya sendiri.
2.Menjauhkan perbuatan hasad (dengki) dan bahwa hal tersebut bertentangan dengan kesempurnaan iman.
3. Iman dapat bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.
4. Anjuran untuk menyatukan hati.
"gbr dr krimtrengganu.wordpress.com"
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
4:42 PM
0
komentar
Wednesday, October 28, 2009
Pa Supandi
Namanya pa Supandi. Usianya sudah paruh tua, sekitar lima puluhan tahun. Setiap kali melewati depan rumahnya, ia pasti memanggil saya dan terus kemudian berbicara panjang serta sulit untuk di hentikan.
Bukan ingin menghentikan ucapan dan obrolannya, tapi terkadang tema bicara bapak ,yang juga orang tua dari teman Sekolah dasar saya dulu, ini sering pedas di telinga saya. Pedas suatu saat, terutama ketika menyinggung sesuatu yang berkaitan tentang diri saya tentang, dan kadang hambar terutama ketika berbicara tentang keadaannya dan kadang manis terutama ketika ia banyak berbicara tentang rencana ke depan, bisnisnya (ia juga seorang pedagang) dan kehidupannya.
Pernah kali pertama saya diberitahu tentang banyaknya kecurangan orang berdagang. Entah belajar dari cucunya yang sedang sakit karena makanan, entah belajar dari proses berdagangnya atau karena ia baru saja menonton acara "investigasi" di TVV, ia kemudian saat itu berbicara tentang produk-produk dagangan yang sebenarnya tidak layak untuk dijual apalagi di konsumsi. Kerupuk yang diwarnai. minuman yang ternyata banyak menggunakan pewarna buatan, sampai telur asin yang dimodifikasi dari telur biasa diwarnai dan diberi garam. ia ceritakan semuanya dengan jelas dan panjang lebar.
Saya banyak mengangguk, mengiyakan dengan sedikit bertanya padanya. Terbenak dalam fikiran saat itu pelajaran tentang bagaimana mengurus anak, bagaimana makan yang baik dan bagai mana ilmu berdagang yang jujur dan benar.
Dahsyat, pokoknya klo ingin banyak tahu tentang gambaran kehidupan, rakyat, dagang dan realita sekarang, saya sering melalui rumahnya dan kemudian mengobrol panjang lebar
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
7:20 AM
0
komentar
Wednesday, October 7, 2009
Subhanallah, tidak ada ukhuwah tanpa pengorbanan, tiada pengorbanan tanpa ketaatan, tiada ketaatan tanpa keikhlasan.
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
8:52 PM
0
komentar
Monday, September 28, 2009
Hari Statistik
Selamat hari statistik!!! ya, hari ini (26 September) adalah hari di indonesia semua insan statistik memperingati momen istimewa statistik. Pengguna statistik baik pengguna data, pencari data, peminat data, pengamat data hari ini digugah dengan keberadaan statistik yang memang dibutuhkan.
setidaknya di provinsi kami, provinsi banten yang juga merayakan hari statistik tahun ini. Sebagian dari pegawai yang bertugas di lingkungan statistik provinsi banten pagi hari tadi merayakan dengan mengadakan apel pagi dan diadakan juga berbagai acara perlombaan. Sudah lama rasanya tidak mengikuti apel bendera lagi, subhanallah resiko jadi pegawai negeri, harus ikut dan meramaikan kebiasaan juga kebanggaan negeri ini menghormati bangsa, pahlawan, dan lambang kehormatan bangsa (merah putih)
Dahsyat, ternyata statistik adalah amanat dari PBB!!!. dalam pembacaan sejarah hari statistik tadi pagi, kepala BPS provinsi banten menceritakan bahwa dahulu semua negara berkewajiban untuk mengadakan pencatatan kehidupan kenegaraannya. berapa jumlah warga negaranya, bagaimana kondisi perekonomiannya dan lain sebagainya. Dan di Indonesia pencatatan itu juga dilakukan. Sensus penduduk, survey sosial, survey ekonomi, semuanya dilakukan demi pencatatan keadaan negeri.
Hari statistik, jadinya sebenarnya harus setiap hari. karena data, karena pembangunan, karena kelahiran manusia selalu terjadi dan berlangsung setiap hari.
Wuih, tiada hari tanpa mengamati, mencatat, menghitung dan berkomunikasi dengan pembangunan dan sesama kita.
Selamat hari statistik
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
9:37 PM
0
komentar
Thursday, September 24, 2009
Halal Bihalal
Subhanallah, tahun ini bisa berlebaran di kota serang. bukan di kota serang tapatnya klo hari rayanya, tapi tulisan ini ingin menyampaikan hikmah berlebaran, hikmah bersilaturahim, berhalal bihalal di hari yang fitri ini.
disarikan dari ceramahnya seorang ustadz, penceramah di kantor BPS provinsi banten. Beliau bercerita setidaknya ada 5 hikmah bersilaturahim, berhalal bihalal di hari idul fitri.
pertama, halal bihalal, bersilaturahmi menumbuhkan sifat tafahhum. Tafahum yaitu berarti sesama kita, sesama rekan, saudara, istri dan suami harus saling memahami. Faham bagaimana sifat dan karakter masing-masing, mengerti bagaimana kebiasaan dan tingkah laku saudara kita yang lain. Dengan tafahum, kita bisa mafhum dan mengerti sebenarnya bagaimana watak sebenarnya saudara kita.
Kedua, silaturahim bisa menumbuhkan kebiasaan Ta'awwun. Ta'awwun berarti saling membantu. Dahsyat, manusia sungguh ga bisa hidup sendiri (:) manusia mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Dengan silaturahmi, bertatap muka, halal bihalal kita bisa langsung tahu apa sebetulnya kebutuhan saudara kita. Pertemuan yang intens, silaturahim yang terjaga membiasakan sebuah kelompok untuk berbagi dan kemudian saling membantu kebutuhan sesamanya.
Ketiga, Silaturahim mampu menumbuhkan kebiasaan takafful. seperti nama asuransi, takaful yaitu berjamaah untuk saling menanggung. Bersilaturahim, halal bihalal, dan pertemanan yang intens, membuat anggota kelompok dan sesama kita saling menangggung beban saudaranya. luar biasa orang yang bisa berjuang keras memahami saudaranya, dan mampu menanggung beban sesamanya, meskipun terkadang ia sendiri memiliki beban yang tidak ringan juga.
Keempat, silaturahmi dan halal bihalal bisa menumbuhkan sifat kebersamaan. Dalam suka dan duka jika memang sudah saling memahami,saling membantu, saling menanggung, gak ada yang namanya bubaran. Kebersamaan hati, kesatuan tujuan membuat ukhuwah dan kebersamaan menjadi yang utama. ga kenal bagaimana sifat, bagaimana karakter, aliran dan pemahaman yang berbeda, dengan rasa ukhuwah dan keimanan yang sama membuat semua perbedaan hilang.
dan Kelima, silaturahim dan halal bihalal membiasakan kita juga untuk saling bertausiyah. Dahsyat, tausiyah ustadz tadi juga sungguh bagus. di momen silaturahim ba'da lebaran ini beliau bertausiyah untuk menjaga momen dan semangat ruhiyah ramadhan kita bulan kemarin. Ramadhan mengajarkan kita untuk selalu menjaga iman kita, menjaga kejujuran prilaku kita dan melatih kita untuk selalu berdisiplin.
Subhanallah...
"diakhir nanti, di sekitar arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pekaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan Syuhada, hingga para nabi dan Syuhada kagum kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasulullah Saw menjawab, "Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena ALLah, saling berkunjung karena Allah dan saling memaafkan karena Allah."
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
1:18 PM
2
komentar
Monday, September 7, 2009
teman luar biasa
Maha suci Allah yang sudah mengumpulkan manusia dalam kelompok-kelompok. Maha mulia Allah yang berkenan menjadikan manusia satu sama lain saling berkumpul, berjamaah dan saling berusaha membantu dalam beribadah.
Subhanallah, takdir Allah memang tidak pernah ada yang buruk. semua serba baik, hanya tinggal manusianya saja yang tidak bisa memahami takdir yang diterimanya itu. bisa terus berkumpul dengan kelompok teman, dengan jamaah yang luar biasa, menjadi suatu nikmat yang berbahagia. Dimanapun dengan siapapun semuanya dirasa serba luar biasa.
teman sekolah, teman kuliah, teman kerja, teman dilingkungan rumah, teman di pengajian, teman diperjalanan, teman dirumah, teman dikota sendiri. semuanya serba luar biasa...
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
9:55 PM
0
komentar
Thursday, August 6, 2009
Ramadhan
Dua kenikmatan orang yang berpuasa, pertama ketika ia berbuka puasadan kedua ketika ia nanti bertemu dengan wajah Allah di yaumil akhir (Rasulullah)
dahsyat... Dua kenikmatan orang yang berpuasa, pertama ketika ia berbuka puasa di sore hari setelah berlapar dan berhaus puasa. kedua ketika ia nanti bertemu dengan wajah Allah di yaumil akhir karena puasa dan kekuatannya menahan hawa nafsu di dunia ini.
bersiaplah..
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
7:32 AM
0
komentar
Thursday, July 30, 2009
Serang-2
Perolehan Kursi DPRD Kota Serang Tahun 2009-2014
Demokrat (7 kursi),
PPP (2 kursi),
PKS (3 kursi),
PKB (1 kursi),
PAN (3 kursi),
Golkar (7 kursi)
Hanura (3 kursi)
PDIP (5 kursi)
Gerindra (3 kursi)
PNI Marhaenisme (2 kursi),
PBR (2 kursi),
PMB (1 kursi),
RepublikaN (1 kursi ),
Patriot (1 kursi),
PPRN (1 kursi),
PKPI (1 kursi),
PPD (1 kursi),
PIS (1 kursi).
Total 45 Kursi
(sumber : radarbanten)
Mudah2an bisa bekerja dengan baik dan amanah, aaminn
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
11:57 AM
2
komentar
Wednesday, July 29, 2009
My Facebook
Facebook? Ngga ah, facebook bikin lupa pada kehidupan nyata, facebook bikin ketergantungan kita terhadap Allah sedikit berkurang, facebook menambah kekerdilan kita akan harusnya menghadapi alam nyata ini semakin bertambah. Di facebook terkadang kita menyampaikan sesuatu yang sebenarnya tidak baik untuk disampaikan. Facebook cuma jadi tempat curhat, yang sebenarnya curhat hakiki hanya untuk Allah swt, gantungkan keinginan, doa, harapan hanya kepada Allah.
Tapi setiap amalan tergantung pada niatnya. Facebook memang dahulu diniatkan untuk kepentingan umat yahudi. Facebook dibuat untuk mengumpulkan komunitas mereka, untuk bertukar informasi dengan mereka. Niat yang harus disertai dengan kehati-hatian. Jangan sembarang memajang foto, tidak baik menyampaikan hal-hal yang bersifat rahasia di facebook. Tidak baik melampiaskan kemarahan dengan membabi buta, mencela, memprovokasi melalui facebook. Kerahasiaan, foto yang aneh harusnya menjadi konsumsi diri kita saja. Celaan, provokasi harusnya dikemas menjadi kritik yang membangun jika dimasukkan di facebook (bukan di facebook saja sebenarnya sih)
Facebook bisa juga untuk mempererat tali silaturahmi. Facebook memperkenalkan kita dengan teman-teman yang lain yang lama tidak bertemu, facebook mengisahkan kita pada kebersamaan yang erat. Facebook mengajarkan kita untuk terus peduli dengan kondisi teman kita yang lain di tempat jauh di sana. Facebook menjadi wadah kita menyampaikan keinginan, facebook menjadi wadah bertukar informasi dan pesan. Facebook menjadi sarana kita berjamaah dengan teman yang lain.
Facebook an? Siapa takut?
Hikmah adalah milik orang mukmin yang hilang. Dimanapun ia
menemukannya, maka ia yang paling berhak mengambilnya (rasulullah)
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
8:27 PM
2
komentar
Wednesday, July 22, 2009
Serang
Sebut saja nama daerahnya, jangan Tanya jalannya.
Ketika hari ini diajak untuk jalan-jalan, saya terhenyak dengan banyaknya nama jalan yang tidak saya tahu namanya. Tahu daerahnya, hanya nama pasti jalannya tidak saya ketahui.
Sebut saja jalan Ki Uju, taunya itu adalah daerah Kaujon. Kemudian jalan RA. Martadilaga, ternyata itu adalah daerah Benggala. TB H. Sam’un, ternyata itu adalah nama jalan disebelah jalan Ki Uju, daerah kaujon juga. Kemudian daerah jalan veteran, itu adalah daerah bank BNI, Masjid Agung dan terus sampai Alun-alun hingga ke kantor kabupaten serang. Jalan fatah hasan, ternyata itu adalah daerah Cijawa sekitarnya.
Saya juga baru tahu ternyata ciracas itu lumayan luas, mulai dari setelah jembatan jalur lingkar selatan yang masuk dari tugu badak, sampai keluar di daerah ciracas dan ternyata bersambung dengan daerah kaujon di perbatasannya. Saya baru tahu ternyata komplek UPI itu adalah termasuk daerah ciracas, dan ternyata dekat sekali dengan kaujon. Klo dari jalan TB Sam’un ambil belok ke kiri yang disitu terdapat makam (kuburan) kemudian lurus saja, kurang lebih seratus kilometer nanti akan ketemu dengan UPI tersebut. Dahsyat, dulu saya tahunya ciracas hanya komplek dekat pom bensin ciracas saja, ternyata luas ciracas itu.
Saya juga pasti masih banyak belum tahu daerah serang secara detail. Masih banyak pelosok kota serang yang belum saya jelajahi. Harus banyak fantashiruu fil ardh nih…
Bertebaran, mengambil hikmah dan pelajaran dari lingkungan dan alam sekitar.
Diposting oleh
The-Goem (Degum) alias Deni Gumbira
di
8:47 PM
2
komentar
.jpg)
.jpg)


