Thursday, September 27, 2007

cuci dulu mukenamu

kemarin-kemarin, ntah kapan harinya karena saya agak lupa, saya berfikir keras melihat sebuah mukena yang dijemur di tempat penjemuran didepan kosan. bukan di depan kosan banget, tapi depan rumah samping kosan saya.

kemarin ini yang seingat saya, masih di suasana bulan ramadhan. ya, kemarin tidak begitu lama dan ramadhan tahun ini baru berjalan beberapa hari kurang lebih seminggu saat saya melihat mukena itu,

mukena itu bersih, putih, bersinar sekali ditempa sinar matahari pagi itu. yang saya fikirkan, subhanallah tetanggaku benar-benar rajin. ia begitu memperhatikan kelangsungan ibadahnya, begitu sangat bersungguh-sungguh mengisi ramadhannya terbukti dengan baru hampir kurang seminggu ramadhan mukenanya sudah dicuci.

mukena itu memotivasi diriku. benda yang bersih tercuci itu seperti mengingatkan diriku untuk harus juga ikut membersihkan dulu diri ini. kayaknya enak klo setiap saat setiap jeda bulan ramadhan kita terus melakukan proses pencucian diri. seperti mukena yang dicuci tadi, si ibu tetangga kosan akan kembali sangat senang ketika shalat terawihnya, atao solat fardunya kembali dengan mukena yang baru, tambah khusu...

hati dan diri ini pun seperti mukena itu. kehusuanku akan terus berrtambah jika hati yang kupakai, jika badan yang ku gerakan selalu dicuci dan selalu bersih di bulan ramadhan ini.
mudah-mudahan istighfar, tilawah, infak, senyum, ikhlas, kerja keras ku selam bulan ramadhan ini jadi sabun pencuci dan perendam hati ini agar selalu bersih.

akh, ukh mudah2n antm/i juga ya. mukenanya cuci dulu ya. klo ane si ga pake mukena...

wallahu'alam
dah dua minggu romadhon 1428 H

Thursday, September 20, 2007

masih terus

...karena kita tidak tahu amal mana yang menurut Allah layak untuk di jadikan amal terbaik kita...


Thursday, September 13, 2007

QS. Al-Ahzab 23 (hikmah di pagi itu...)

Diantara orang - orang mukmin itu ada orang - orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada allah ; maka diantara mereka ada yang gugur . Dan diantara mereka ada ( pula ) yang menunggu - nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah ( janjinya ) .

QS. Al Ahzab 23


pagi itu, baru saja selesai merapihkan baju didepan cermin di kamar, suara tabuhan bedug di mushola samping kosan bertalu dan bertabuh hampir satu menit lamanya.

seisi kosan, saya dan teman-teman yang lain paham betul bahwa hari itu dan pagi itu ada warga sekitar kosan yang berpulang kerahmatullah. betul saja

"assalamualaikum, innalillahi wainna ilaihi raajiuun, telah meninggal dunia .... "


pagi itu, baru saja saya niatkan untuk berusaha semaksimal mungkin menyambut dan beribadah menjelang ramadhan esok. lahir batin, meskipun banyak kekurangannya. berbahagia dan optimis menanti ramadhan, ... barangsiapa yang bergembira menyambut dan menanti bulan ramadhan, maka haram baginya api neraka...

pagi itu kemudian, ada si bibi yang rutin jual donat dan pisang goreng mampir ke kosan. "alhamdulillah de, masih bisa jualan besok agak sore mungkin datangnya..."


tiga kejadian di pagi hari itu, mengingatkan ku terhadap ayat yang tertera diatas. maaf jika penafsirannya salah, hanya sepertinya hikmah yang terkandung diayat tersbut sama dengan tiga kejadian tersebut.


orang pertama, tetanggaku yang meninggal pagi itu, jadi bagian orang yang menanti kemudian gugur. pagi itu semua orang, kita umat islam, menanti datangnya bulan agung yang memang sangat dinanti. rugi rasanya klo ga dapet bulan suci ramadhan. rugi karena tidak dapat kesempatan untuk menggandakan pahala kebajikan, rugi karena tidak mendapatkan kesempatan pemurahan dan pembebasan dari dosa-dosa karena kemurahan allah swt.


orang kedua, meskipun saya ragu memposisikan saya pada posisi ini, adalah orang yang Allah tepati janjinya. dahsyat, suasana lingkungan dan hati sepertinya berubah menjadi syahdu ketika azan magrib sore hari pertama bulan ramadhan terdengar ditelinga. Allah, aku akan penuhi sebaik-baiknya semua panggilan dan suruhan Mu.
Terimakasih atas kesempatan yang Kau berikan, Ampuni aku, dan berkahi aku ya Allah...


dan orang ketiga, orang yang digolongkan kepada orang yang ragu-ragu. Kalau saja memang niatan pedagang dan si bibi-bibi yang lain memang benar-benar niat karena ibadah kepada allah, dan tidak sedikitpun dilalaikan dari menyembah kepadanya, golongan ini akan keluar dari golongan yang ragu-ragu tersebut. alangkah lebih baik puasa dan ramadhan benar-benar jadi koridor semua aktivitas yang kita lakukan. mencari nafkah untuk beribadah, berzakat, beraktivitas untuk kegiatan ummat, bekerja untuk kemaslahatan dan kabaikan masyarakat disekitar kita.


wallahualam
rabbanaa latuzigh quluubana...

Tuesday, September 11, 2007

masih sendiri

"mumpung masih sendirian..."

hebat, akhir akhir ini dan cukup lumayan sering saya dan teman berpergian dan pulang kembali ke kosan larut tengah malam, bahkan terkadang menginap diluar dan tidak pulang. kami sih sepakat kalimat tadi diatas, mumpung masih sendiri, ntar klo dah punya keluarga ga bisa sebebas ini

takut juga si menyakini faham tersebut, karena kata sahabat teman yang lain,
"mang iya klo dah keluarga ntar ga seperti ini, trus klo cari nafkah harus sampe pulang malem gimana?"

tapi kami yakin bahwa hidup ga boleh dibawa diam saja, jangan pernah mau diam dan tidak melakukan aktivitas apapun. mudah2an pulang malam-malam dan pergi sepanjang hari diluar ini dalam rangka beraktivitas, beribadah dan tidak diam.

iya, bergerak dan bekerja tersebut juga untuk kami persembahkan sebagai rasaya syukur pada allah, dan tentunya rasa syukur itu juga yang harus memaksa kami adil terhadap badan yang juga milki allah ini. tetap makan sehat, olahraga, berfikir positif dan terus mengolah otak dan insting ini untuk perubahan dan kemajuan

trus masalah dah nikah nanti? ... allah dah tahu apa yang terbaik buat kami.
ya, .."allah pasti akan menolong hambanya yang bertawakal kepadanya..."
kami yakin itu.

masalahnya, tinggal nikahnya kapan?....
wallahualam, subhanallah, alhamdulillah, astagfirullah,..allahuakbar

Monday, September 10, 2007

marhaban ya ramadhan....

bukan dimasjid alghifari, alhuriyah ato di masjid raya, apalagi sampai harus mabit malamnya. ternyata allah mentakdirkan saya untuk mengikuti targihib ramadhan di tempat kerja saya sendiri (subhanallah, pa bu makasih atas tausiyahnya..)

waktu itu acara dimulai pukul 10:30 hari senin, h min 3 masuk puasa. acara pertama diisi oelh penampilan lagu-lagu islami dan rohani, seru malahan pa kepala saya ikut nyanyi dan subhanallah bagus juga suaranya. jadi pengen nyumbangin nasyid juga...!

acara berikutnya sambutan dari bapak kepala juga selaku ketua panitia acara tersebut. beliau menyampaikan tujuan dari acara tesebut pada sambutannya. menjalin silaturami, meningkatkan etos kerja dan... cucurak!!!! (alias menyambut bulan suci ramadhan...)

dan acara berikutnya menarik juga, ada pa KH. Said amin yang memberikan tausyiah, pembekalan mejelang masuknya bulan suci ramadhan. kata beliau 2 hal yang harus kita dapat nanti di bulan ramadhan.

pertama, meningkatkan kekuatan modal spritual kita. modal spritual itu kata beliau seperti Spritual Question gitu.
kedua, keuletan kinerja kita juga harus tetap dan malah meningkat. jangan karena puasa justru malah melemah.

acara terakhir..... cucurak. makan-makan. subhanallahm tapi sayang hari ini hari terakhir saya puasa sunnah senin kemis menjelang ramadhan. ikut enak aja dah....

duh, anak-anak (sampein saya ama dia ya allah...)

pernah dengar kisah di ambon, di masa pertikaian antara umat islam dengan pihak nasrani?
waktu itu ada kisah ketika umat islam mengungsi di masjid kota ambon, mereka menemukan keterangan dari orang-orang nasrani bahwa sungguh pertahanan mereka umat islam sangat kuat.

padahal waktu itu masjid tidak terlalu dijaga sebagai mana layaknya penjagaan yang ketat di benteng-benteng pertahanan. mereka umat nasrani berkisah, :

..." ketika kami hendak menyerang mesjid dikota ambon itu, mata kami disilaukan dengan cahaya putih di sekeliling gerbang masjid tersebut. dan kami ciut nyali saat itu juga, dan yang membuat kami heran dan malu saat itu juga, penjaga keliling masjid itu adalah anak-anak kecil yang berbaris rapih berlapis-lapis dan seperti siap menjaga masjid mereka dari serangan kami...."

kisah tadi berulang menurutku ketika kemarin aku mengikuti pawai ramadhan di kotaku di bogor. tapi memang bukan kisah diserangnya masjid oleh umat nasrani, tapi kisah di mana anak-anak yang jadi tokoh kisah ceritanya.

pagi itu blom atau tidak terlalu ramai, mungkin sepertinya pasukan iring-iringan kami akan tidak dipenuhi oleh orang lain. dan alah sebabnya ternyata saat itu kehushuan persiapan menjelang bulan suci ramadahan dikotaku di saingi oleh adanya iming-iming pembagian hadaih dadri salah satu kelompok dikota bogor juga.

maha berkehendak allah yang berkuasa menjadikan wakut kejadian acara tersebut bersamaan, tapi ketika itu memang hampir sebagian masyarakat juga tergoda untuk ikut acara jalan sehat dan bagi-bagi hadiah itu. dan maha suci allah juga hadiah yang dibagikan saat itu hadiah umrah juga,... ibu2 mana yang ga mau klo dapat umrah...

jadi paslah ketika pawai yang dipersiapkan menyambut ramadahan kemarin agak sepi dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang biasanya antusias.

tapi, di kecamatan yang kutinggali, barisan kelompok kecamatan yang kuikuti kemarin, subhanallah ramai ternyata. aku di henyakkan oleh barisan anak-anak kecil yang bersemangat mengikuti pawai tersebut. allahuakbar, mereka bergembira ria mengikuti iring-iringan menyambut ramadan tersebut.

"de, ini roti buat makan...", sempat kusapa dan kuhampiri salah seoerang anak, dan menawarkan roti yang memang disiapkan oleh panitia saat itu.
"wah, terimakasih ka, itu buat kaka saja... " rombongan kami sudah membawanya itu bapak saya membawa banyak bekal..." anak itu menolak halus penawaran saya. Subhanallah

sejak itu juga saya yakin bahwa anak-anak adalah tempat untuk kita belajar. ceria, berkumpul bersama, bergembira menyambut ramadhan, suci murni, ga ikut iming-imingan hadiah, sabar, dan berani.

marhaban ya ramadhan....

Friday, September 7, 2007

sampein saya ama dia ya allah (....)

Khutbah Rasulullah SAW menyambut Bulan Ramadhan

Ditulis dalam Ramadhan oleh cyberdakwah pada Agustus 31st, 2007

“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.


Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.


Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.


Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.


Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.


Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.


Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.


(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)


Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.


Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.


Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.


Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.


Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”


(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)


perubahan, sabar ya...

semuanya ga pernah berubah kecuali perubahan itu sendiri. tapi ada yang tahu pasti ga apa itu arti perubahan? berapa lama sesuatau itu harus berubah? karena kadang kita harus sabar untuk menuggu sesuatu akan berubah.

kata Allah,...
sesungguhnya allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga kaum itu sendiri yang berusaha merubah dirinya sendiri

berusaha... itu intinya. ketika tidak ada niatan dan usaha untuk berubah maka allah ga akan pernah merubah diri kita. tinggal bagaimana kita sabar dalam menjalaninya

tapi apa makna sabar?...

kerja... (lagi)

keringat itu jadi penghapus dosa
peluh itu jadi penyiram tebalnya daki kemaksiatan di tubuh kita
gerak itu jadi penyemangat para malaikat dan mahluk lain untuk mendoakan kita
semangat itu membangkitkan orang-orang disekitar kita untuk tetap hidup

mas, terus bekerja ya...

sesungguhnya berkerja itu menghapus dosa-dosa yang tidak bisa dihapus dengan ibadah2 kita...

Thursday, September 6, 2007

cuma buat kita doang (best only)

pertama :
ke dua :


pin, lo klik kanan, save picture as ok?

tolong koreksi yang kurang dan salahnya. mksh.

Wednesday, September 5, 2007

alzhaimer (nggak deh)

Definisi

Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling sering ditemukan di klinik. Demensia adalah gejala kerusakan otak yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat, dan fungsi berbahasa. Hal tersebut membuat pasien demensia kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Nama penyakit Alzheimer berasal dari nama Dr. Alois Alzheimer, dokter berkebangsaan Jerman yang pertama kali menemukan penyakit ini pada tahun 1906. Dr. Alzheimer memperhatikan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya. Pada jaringan otak tersebut ditemukan lapisan atau plaque dan serabut saraf yang tidak normal.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali di tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

Penyebab

Otak merupakan organ yang sangat kompleks. Di otak terdapat area-area yang mengurus fungsi tertentu, misalnya bagian depan berkaitan dengan fungsi luhur seperti daya ingat, proses berpikir dsb, otak bagian belakang berkaitan dengan fungsi penglihatan dan sebagainya.

Dari hasil riset yang dilakukan, diketahui bahwa pada Penyakit Alzheimer terjadi kehilangan sel saraf di otak di area yang berkaitan dengan fungsi daya ingat, kemampuan berpikir serta kemampuan mental lainnya. Keadaan ini diperburuk dengan penurunan zat neurotransmiter, yang berfungsi untuk menyampaikan sinyal antara satu sel otak ke sel otak yang lain. Kondisi abnormal tersebut menjadi penyebab mengapa pada penyakit Alzheimer fungsi otak untuk berpikir dan mengingat mengalami kemacetan.

Gejala

Setiap orang pasti pernah lupa akan suatu hal. Keadaan tersebut normal, bila kita lupa yang hal-hal yang jarang kita lihat. Namun, apabila kita lupa akan nama benda atau orang yang berada di sekitar kita, hal tersebut bukan hal yang normal.

Berikut ini ada beberapa gejala penyakit Alzheimer yang perlu diwaspadai. Namun bila seseorang mengalami gejala tersebut bukan berarti ia pasti menderita Alzheimer. Untuk menentukan dengan pasti, perlu pemeriksaan oleh dokter secara khusus, misalnya dengan beberapa tes wawancara maupun tertulis.

Gejala Penyakit Alzheimer yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

  1. Mengajukan pertanyaan yang sama pada satu saat berulang-ulang atau mengulangi cerita yang sama, dengan kata-kata yang sama terus-menerus.
  2. Lupa cara untuk melakukan kegiatan rutin. Misalnya lupa cara memasak, cara menelepon dsb.
  3. Gangguan berbahasa. Misalnya mengalami kesulitan untuk menemukan kata yang tepat. Bila gejala tersebut berlanjut maka kemampuan untuk berbicara dan menulis juga terganggu.
  4. Disorientasi. Misalnya lupa saat itu hari apa, bulan apa, saat itu ada di mana atau tidak tahu arah. Hal tersebut menjadi sebab mengapa pasien lansia sering tersesat karena lupa jalan pulang atau bahkan pergi dari rumah karena merasa ia berada di tempat yang asing.
  5. Gangguan berpikir secara abstrak. Misalnya kesulitan untuk menghitung uang.
  6. Gangguan kepribadian. Misalnya menjadi mudah tersinggung, mudah marah dan mudah curiga. Dokter seringkali mendengar keluarga mengeluh bahwa pasien menuduh ada yang mengambil barang miliknya atau bahkan menuduh pasangannya sudah tidak setia lagi kepadanya.
  7. Gangguan untuk membuat keputusan sehingga menjadi tergantung pada pasangannya.

Pengobatan

Sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer. Obat-obatan yang ada bersifat memperlambat progresivitas penyakit. Karena penyakit Alzheimer bersifat kronis dan semakin lama pasien semakin tergantung pada orang lain, maka sangat diperlukan kesabaran dari keluarga atau orang yang merawatnya. Pengertian dan kesabaran dari orang-orang di sekitarnya membantu memperlambat perkembangan penyakit. Obat-obatan yang saat ini dipergunakan di dunia medis adalah donepezil, rivastagmine dan galantamine. Obat-obatan ini berusaha untuk memperbaiki kadar neurotransmiter otak dan memperbaiki fungsi berpikir dan kontrol perilaku.

Apa yang bisa dilakukan untuk merawat penderita Alzheimer?

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diikuti bila ada anggota keluarga yang menderita penyakit Alzheimer:

  1. Buat catatan kecil, untuk membantunya mengingat. Catatan bisa berupa jadwal kegiatan, daftar nomor telepon penting, atau bisa juga cara menelepon.
  2. Ciptakan suasana yang menenangkan. Hindarkan suara gaduh, kerumunan orang atau suasana terburu-buru.
  3. Hindari memaksa pasien untuk mengingat sesuatu atau melakukan hal yang sulit karena akan menyebabkan pasien menjadi cemas dan malah akan memperburuk keadaannya.
  4. Usahakan untuk berkomunikasi lebih sering. Komunikasi bukanlah hanya dengan berbicara namun juga dengan menyentuh tangan atau bahunya untuk membantu pasien memusatkan perhatiannya.
  5. Buatlah ritual pada malam hari. Perilaku pasien penyakit Alzheimer biasanya memburuk pada malam hari. Oleh karena itu buatlah suasana menjelang tidur yang tenang dan nyaman. Kecilkan suara televisi dan hindarkan suara keras. Biarkan lampu tetap menyala untuk mencegah disorientasi. Sebaiknya pasien tidak tidur siang dan batasi konsumsi teh atau kopi.
  6. Buatlah lingkungan yang aman. Sebaiknya kamar pasien berada di lantai dasar untuk menghindari jatuh. Jauhkan benda tajam atau zat-zat yang berbahaya.
  7. Ajaklah pasien berjalan-jalan pada siang hari. Salah satu gejala yang sering didapati pada pasien penyakit Alzheimer adalah mereka sering ?keluyuran? (wandering). Salah satu alasan mereka keluyuran biasanya sepele, mereka lupa jalan ke kamar mandi. Para ahli berpendapat, dengan mengajak pasien berjalan-jalan pada siang hari membantu mengurangi kejadian ini. Untuk mencegah pasien tersesat, bekali pasien dengan peta jalan pulang, nomor telepon dan tanda pengenal.

Pencegahan

Para ilmuwan berhasil mendeteksi beberapa faktor resiko penyebab Alzheimer, yaitu : usia lebih dari 65 tahun, faktor keturunan, lingkungan yang terkontaminasi dengan logam berat, rokok, pestisida, gelombang elektromagnetic, riwayat trauma kepala yang berat dan penggunaan terapi sulih hormon pada wanita.

Dengan mengetahui faktor resiko di atas dan hasil penelitian yang lain, dianjurkan beberapa cara untuk mencegah penyakit Alzheimer, di antaranya yaitu :

  1. Bergaya hidup sehat, misalnya dengan rutin berolahraga, tidak merokok maupun mengkonsumsi alkohol.
  2. Mengkonsumsi sayur dan buah segar. Hal ini penting karena sayur dan buah segar mengandung antioksidan yang berfungsi untuk mengikat radikal bebas. Radikal bebas ini yang merusak sel-sel tubuh.
  3. Menjaga kebugaran mental (mental fitness). Istilah ini mungkin masih jarang terdengar. Cara menjaga kebugaran mental adalah dengan tetap aktif membaca dan memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan. Bukankah kita tidak pernah terlalu tua untuk belajar ?

"Banyak baca al-quran dan berdzikr kata orang tua menambah kekuatan berfikir kita. tidak cepat pikun dan selalu segar fikiran , mata juga tidak cepat rabun... insya allah...

Tuesday, September 4, 2007

ngantri

maha suci allah yang mentakdirkan segala sesuatu teratur. setiap bagian episode kejadian hidup seperti sudah di persiapkan dan di pastikan jam waktu serta detik-detiknya. ada kalanya manusia harus hidup dengan senang, tapi adakalanya juga manusia harus bersabar untuk menerima keyataan kesusahan hidup.

maha suci allah yang juga menciptakan antara pasangan kemudahan dan kesusahan. dua kejadian yang pasti allah hadirkan secara bergantian. diwaktu pertama kita mengalami kesusahan, tapi yakinlah waktu yang lain nantinya kesusahan tersebut berganti dengan kesenangan dan kemudahan. tentunyan bagi kita yang sabar dan bertawakal pada allah

"sesungguhnya setiap kesusahan akan dibarengi setelahnya dengan kemudahan..." (al-isyirah)

keduanya seperti sudah ditakdirkan untuk mengantri. seperti kejadian yang baru saja ku alami. ketika sore itu seperti biasa perjalanan pulang dari tempat kerja, distasiun tempat biasa aku menaiki kereta memaksaku untuk berdiri kurang lebih 1 setengah jam. ya, menunggu menanti datangnya kereta yang saat itu sedang terlambat.

setelah satu setengah jam tersebut kereta yang kutunggu tidak lama datang dan seperti sudah kubayangkan sebelumnya, kereta tersebut penuh sesak penumpang yang memang sudah sangat tidak sabar untuk pulang. alhasil aku pun anggap mangantri saja untuk tidak masuk ke kereta tersebut, subhanallah padahal sudah hampir 2 jam ku tunggu kereta tsb. kufikir akan ada kereta kedua yang sudah tentu lebih kosong.

allah berkehendak lain, jam di stasiun sudah menunjukan jam 18:00. sudah waktu shalat fikirku. langsung saja aku turun dari peron kemudian mencari mushola distasiun tersebut. dan ternyata apa yang terjadi, mushala stasiun tersebut juga penuh sesak. subhanallah. saya sempat tertegun dan terfikir sejenak. kenapa allah ciptakan kebaikan pun harus mengantri. padahal jika difikir jika mengantri berarti shalatku pun telat juga....

entah apa hikmahnya...

hikmah amanah

dikisahkan ada seorang saudagar kaya yang hidup disuatu masa. ia memiliki berhektar tanah dan kebun di tempat dekat ia tinggal. ia tinggal bersama keluarganya, istri dan seorang anak perempuan yang masih belum memiliki suami.

kisah ini bercerita tentang bingung dan susahnya si saudagar tersebut mencari jodoh bagi satu-satunya putri miliknya. ia benar-benar ingin mendapatkan menantu yang jujur, amanah dan bisa menjaga semua amanah kekayaan hartanya, juga putrinya.

tentu saja saat itu banyak para pemuda bahkan laki-laki yang sudah lebih dari baya pun ramai-ramai berkunjung kerumah saudagar kaya tersebut untuk melamar anak perempuannya. juga tidak sedikit teman saudagar tersebut yang secara sengaja mengantarkan anaknya agar bisa menjadi satu keluarga denganya melalui pernikahan anak mereka.
dan tentu saja tujuan mereka para pelamar, sahabat ini ingin mendapatkan harta kekayaan saudagar kaya tersebut. akan tetapi si saudagar kaya tersebut tahu apa yang harus ia perbuat, ia tidak ingin secara sembarangan menyerahkan begitu saja putrinya kepada pemuda atau orang yang tidak benar-benar ia ketahui dan nanti akhirnya akan menghancurkan seluruh kekayaannya yang melimpah.

hingga pada suatu saat ketika sang saudagar berkunjung kekebunnya, ia menyuruh seorang tukang kebunnya untuk mengambilkan buah yang manis yang ingin dinikmatinya. langsung saja situkang kebun yang memang saat itu masih lajang tersebut melaksanakan perintah sang saudagar.

ketika pertama kali sang saudagar memakan buah hasil petikan situkang kebun, saudagar tersbut muntah dan merasa kepahitan.

"bujang, kenapa kau ambilkan aku buah yang pahit, coba tolong ambilkan aku dari tangkai yang lain.!" sang saudagar berkata.

kali kedua ia makan buahnya, ia kembali merasa kepahitan. dan ternyata terus begitu terulang sampai kali ke4 dan kelima.

"bukankah kau telah bekerja menjaga kebun untukku bertahun2 bujang? kenapa kau tidak bisa mengambil dan memilihkan buah yang manis untukku?" sang saudagar marah

"mohon maaf tuan, selama ini saya hanya diamanatkan olehmu hanya untuk menjaga dan merawat kebun ini, tidak pernah sekalipun aku memetik apalagi memakan buah dari kebunku" si bujang menjawab perlahan.

terharu dan merenung sang saudagar mendengar perkataan si bujang tukang penjaga kebun. betapa amanahnya sang pemuda ini. ia tidak berani mengambil barang yang bukan miliknya, dan betapa apiknya ia menjaga kebunnya dengan baik selama bertahun-tahun.
dan sesaat itu juga ia terpikir untuk menjodohkan sang bujang tersebut dengan anaknya yang selama ini mencari jodoh pasangan hidup. subhanallah.

Monday, September 3, 2007

my ramadhan banner


pake banner itu harapannya sih :
1. tanda seru ( ! ) bener-bener ngingetin saya bahwa ini mang lagi bulan puasa, jangan pernah menyia-nyiakannya.

2. lingkaran merah ( O ) jadi pengingat saya bahwa semuanya harus terjaga. jaga mulut dari gunjingan atau kata-kata yang ga bener, jaga mata dari pandangan yang ga bener, jaga telinga dari suara-suara yang ga punya arti, jaga hati, jaga tanggan, jaga tubuh, jaga dah poko nya ...

3. kata puasa ya emang jadi frame, jadi tema bahwa kita begitu karena kita sedang puasa...

malaysiaku tetanggaku...

malaysia dan indonesia, ributtt. malaysia dan indonesia berantem, malaysia dan indonesia terlibat pertengkaran seru, malaysia dan indonesia perang???

akhir-akhir ini beberapa media masa membicarakan dengan ramai kasus pertikaian antara malaysia dan indonesia. gara-gara seorang duta olah raga tepatnya wasit olahraga pencak silat dari indonesia di keroyok oleh orang malaysia, kontan warga indonesia "ngamuk", bahkan sampai presidennya pun ikut2an berkomentar tanda seteru : "saya tidak memaksa malaysia minta maaf, tapi waktu asap yang masuk ke malaysia ketika terjadi kebakaran di kalimantan kemarin, saya langsung meminta maaf pada malaysia" (Koran Temp0, akhir agustus 07). tak kalah seru tokoh2 yang lain pun berkomentar dengan seru.

waduh..., hidup bertetangga emang susah yah. indonesia adalah tetangga dekatnya malaysia, letaknya bersebelahan.... indonesia katanya negara yang satu rumpun dengan malaysia, kulitnya sama, dialeknya hampir sama, sifatnya hampir sama... tapi kenapa sama-sama suka berantem juga...

waduh hidup bertetangga emang susah... jangankan berbeda letak pulau dan teritorial, dengan tetangga yang letaknya di sebelah kita rumahnya pun, kita jarang untuk merasa akur, betul...?
apalagi klo bentuk pagernya tinggi-tinggi kayak benteng... dan ternyata, pager tinggi, ditambah dengan tutup hati yang sangat tebal dari kedua tetangga tersebut.

padahal, tetangga tu orang yang paling tahu klo kita meninggal. tetangga tu orang yang paling bertanggung jawab klo rumah kita ada yang kemalingan. tetangga tu orang yang paling pertama kali nganterin kita klo kita (istri kita) melahirkan...

padahal kata allah dan rasulnya...
"jika kamu beriman pada allah dan rasulnya, maka hendaklah kau muliakan tetangga mu... (akrim jaaraka...)"

nah loh, bayangin, ga disebut beriman kita klo kita bener2 ga muliain tetangga ma orang-orang yang tinggal disebelah rumah kita.

jadi, ga usahlah salin ghujat, saling ganyang, saling berantem ma tetangga. ma malaysia apa lagi. teknologi mereka dan kehidupan mereka layak kita contoh, dan malaysia pun selayaknya sayang kepada tetangganya indonesia yang juga negara serumpun dan sangat peduli terhadap malaysia.

tetangga oh tetangga...

sampein saya ma dia ya Allah ...(part5)

satu lagi hadist yang bercerita tentang keutamaan dan keunggulan Ramadhan :

Hadist rasul saw :

“Pada Bulan Ramadhan, umatku diberi lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang nabipun sebelumnya.
Pertama, bila datang awal ramadhan, allah azza wa jalla melihat mereka. Dan barang siapa dilihat oleh allah, dia tidak akan mendapatkan azab selamanya.
Kedua , bau mulut mereka disore hari (saat puasa) lebih harum disisi allah daripada aroma minyak kesturi.
Ketiga, para malaikat memohonkan ampunan untuk mereka siang dan malam.
Keempat, allah azza wa jalla telah menyuruh syurga dan Dia berfirman kepada surga-Nya itu, ‘Bersiap-siap dan berhiaslah untuk hamba-hamba Ku. Sudah dekat waktunya mereka (hamba-hamba Ku) itu untuk beristirahat dari kesusahan dunia menuju rumah dan rahmat Ku.
Kelima, bila telah tiba akhir malam (ramadhan), Allah mengampuni dosa mereka semua. ‘Seorang sahabat bertanya ‘Apakah yang dimaksud dengan Lailatul Qodar (Malam Keagungan)? Jawab Beliau, ‘Lain! Tidakkah kamu melihat para pegawai (buruh). Bukankah jika telah rampung pekerjaannya, mereka disempurnakan gajinya (mendapatkan bonus, pesangon?”

(HR. Baihaqi)