bertemu dengan kekasih hati atau orang yang spesial di hati memang sungguh luar biasa. momen dan kesempatan yang selalu ditunggu. pertemuannya akan selalu diingat dan serasa ingin kembali diulang lagi.
kekasih dan orang yang paling dekat dengan hati itu tentunya orang yang luar biasa. istimewa, sempurna, dan mempesonakan kita. setiap tingkah serta sikapnya selalu kita amini dan yakini sebagai sesuatu yang indah, baik dan layak kita tiru.
seperti kemarin lusa, sabtu tgl 8 maret, ketika itu saya pergi ke islamic book fair ke 7 di istora senayan jakarta. allah pertemukan saya dengan aa hadi. (bukan narsis baru pertama kali ketemu artis aza girangnya minta ampun... tapi mang iya sih ... :)) )
Sore itu saya memang meniatkan diri untuk membeli sebuah kerudung, jilbab bandung, tepatnya untuk dijadikan hadiah buat ibu di rumah.
"mas kembaliannya jangan lupa..." setengah kaget ternyata yang menyerahkan uang nya adalah aa hadi sendiri.
"iya, itu untuk ongkos pulang... " jawab saya
"oo, klo gitu sini aa tambahin... " si aa sambil tersenyum, dan ternyata seorang wanita berjilbab disebelahnya juga ikut tersenyum sambil memberikan jilbab pada saya... adalah teh ceuceu kirani. subhanallah....
si aa dan si teteh ceceu kirani ini sering saya lihat beberapa kali dalam sebuah acara siraman rohani di sebuah stasiun televisi. subhanallah acaranya bagus dengan kemasan yang menarik. membahas topik-topik sederhana, simple namun penting. tentang kehidupan keluarga sehari-hari, tentang ibadah shalat dhuha, memanggil panggilan adzan,... subhanallah banyak lagi yang lain yang setiap saya lihat episodenya benera-benar menarik.
si aa mengingatkan saya kepada orang yang lebih dan maha sholeh, orang yang super terkenal dan selalu menjadi tempat dihati seorang muslim, setidaknya selalu disebut oleh orang-orang muslim di seluruh dunia. rasulullah salallahu 'alaihi wasallam, manusia maha sholeh dan paling mulia kehidupannya... aa hadi jadi tokoh idola yang sedang menuju perilaku rasul, setidaknya itu fikiran sempit saya.
bayangkan klo seandainya ketemu dengan orang mulia ini, di akhirat nanti...
"den, ini amalan sunnah mu...
"ya rasul cukup buat masuk surga?...
jadi inget betapa amalan sunnah yang dikerjakan sedikit sekali. susah, berat bahkan malu untuk melakukannya. lebih senang mendengarkan lantunan lagu cinta. susah sekali rasanya untuk selalu melantunkan al-quran di setiap kesempatan, jauh sekali rasanya hati ini dari keikhlasan.
cuma semangat untuk selalu berharap kebaikan dari allah yang biasa kulalukan. berusaha untuk bersyukur dan berprasangka baik terhadap kenyataan dan kehidupan yang diberikan.
subhanallah, mudah2n rasul berkenan bertemu juga dengan saya dengan wajah penuh senyum dan sudi memberikan syafaatnya buat saya...
"ya udah, ini saya kasih safaat untuk mu den...."
ya allah, mudah2n kata itu yang kan ku dengar dari rasul mulia
aamiin...
Monday, March 10, 2008
Sunday, March 9, 2008
Ra Genah Again (Saras wedding)
Sebenarnya malas melakukan aktivitas bersama pasukan ra genah klo seandainya tidak ada berkah didalam aktivitas yang kami lakukan. sungguh, sebenarnya sangat mulia jika aktivitas yang kita lakukan penuh dengan berkah. Ga penuh dengan berkah, bahkan setidaknya didalamnya mengandung butiran hikmah yang terus menyadarkan kami akan keagungan dan kebenaran kekuasaan allah kepada kehidupan kami khususnya.
dahsyat, aktivitas yang kami sadar penuh dengan kehikmahan dan keberkahan, kembali kami lalui. menghadiri walimahan seorang teman. Teman yang sudah cukup lama kami kenal, kurang lebih kami kenal memang sejak kami disatukan untuk belajar ilmu yang sama, yaitu statistika. Ya, Saraswati, statistika 38, penganten wanitanya, dan Rangga mukti, statistika 36 penganten prianya.
"nyo kite nonton ondel-ondel, nyo....!!!"
wuih, adat betawi!!! memang kedua pasangan berbahagia kemarin keduanya orang jakarta asli, alias orang betawi asli. lagu ondel-ondel dari suara bang ben (benyamin) hari itu terdengar terus sepanjang kami hadir di tempat pernikahan itu. baju penganten, juga betawi banget. yang paling kentara adalah rumbai-rumbai cadarnya sarah dari besi ato kawat ato apa gitu, yang selalu teringat ketika ada penganten betawi nikah. rangga dengan bersahaja berbaju kurung ato gaims panjang berpeci sedang yang keseluruhan bernuansa biru. dahsyat , subhanallah anggun, adem, tenang, ceria, meriah namun tetap bersahaja.
"ka, barakallah ya, mudahan pernikahannya berkah...
"saras selamat ya...."
memang dari awal berangkat saya cuma pengen ngucapin doa itu. plus, pengen juga dapet berkahnya nikah. berkah yang saya impikan juga bisa ikut serta jejak mereka melanjutjan kehidupan kejenjang selanjutnya... iya... pengen nikah juga....
"ka, doain biar cepet nyusul juga ya,... saya ucapkan setelah makan, foto dan pamit untuk pulang.
yang juga ikut jadi berkah perjalanan kami ke pernikahan kemarin, yaitu berkah silaturahmi. subhanallah... hampir mayoritas ketika kami datang ada setidaknya dua angkatan belajar statistik yang hadir ketika acara kemarin, ya STK 38 dan STK 36. mas ari, mas jihad, mas citra, mas endang, mas yoyo.. mbanya ada mba yesi, mba ani, mba... (maaf adalagi cuma agak lupa euy...)
Beu, semuanya alhamdulillah dah punya pasangan masing-masing, bahkan mas citra ama mba ani dah dikarunia momongan. allah mudah2n pada sholeh-sholeh anak-anaknya...
berkah terakhir... ya, tulisan ini... semoga menjadi penyemangat, pengingat, pemenuhan syukur atas kenikmatan allah buat kehidupan saya.
buat para ra genah yang lain, oyo pada nyusul yu... (mas gatik mo yang kedua? beu....)
kita cari dan buat momen keberkahan yang lain...
***
dahsyat, aktivitas yang kami sadar penuh dengan kehikmahan dan keberkahan, kembali kami lalui. menghadiri walimahan seorang teman. Teman yang sudah cukup lama kami kenal, kurang lebih kami kenal memang sejak kami disatukan untuk belajar ilmu yang sama, yaitu statistika. Ya, Saraswati, statistika 38, penganten wanitanya, dan Rangga mukti, statistika 36 penganten prianya.
"nyo kite nonton ondel-ondel, nyo....!!!"
wuih, adat betawi!!! memang kedua pasangan berbahagia kemarin keduanya orang jakarta asli, alias orang betawi asli. lagu ondel-ondel dari suara bang ben (benyamin) hari itu terdengar terus sepanjang kami hadir di tempat pernikahan itu. baju penganten, juga betawi banget. yang paling kentara adalah rumbai-rumbai cadarnya sarah dari besi ato kawat ato apa gitu, yang selalu teringat ketika ada penganten betawi nikah. rangga dengan bersahaja berbaju kurung ato gaims panjang berpeci sedang yang keseluruhan bernuansa biru. dahsyat , subhanallah anggun, adem, tenang, ceria, meriah namun tetap bersahaja.
"ka, barakallah ya, mudahan pernikahannya berkah...
"saras selamat ya...."
memang dari awal berangkat saya cuma pengen ngucapin doa itu. plus, pengen juga dapet berkahnya nikah. berkah yang saya impikan juga bisa ikut serta jejak mereka melanjutjan kehidupan kejenjang selanjutnya... iya... pengen nikah juga....
"ka, doain biar cepet nyusul juga ya,... saya ucapkan setelah makan, foto dan pamit untuk pulang.
yang juga ikut jadi berkah perjalanan kami ke pernikahan kemarin, yaitu berkah silaturahmi. subhanallah... hampir mayoritas ketika kami datang ada setidaknya dua angkatan belajar statistik yang hadir ketika acara kemarin, ya STK 38 dan STK 36. mas ari, mas jihad, mas citra, mas endang, mas yoyo.. mbanya ada mba yesi, mba ani, mba... (maaf adalagi cuma agak lupa euy...)
Beu, semuanya alhamdulillah dah punya pasangan masing-masing, bahkan mas citra ama mba ani dah dikarunia momongan. allah mudah2n pada sholeh-sholeh anak-anaknya...
berkah terakhir... ya, tulisan ini... semoga menjadi penyemangat, pengingat, pemenuhan syukur atas kenikmatan allah buat kehidupan saya.
buat para ra genah yang lain, oyo pada nyusul yu... (mas gatik mo yang kedua? beu....)
kita cari dan buat momen keberkahan yang lain...
***
Tuesday, February 26, 2008
WAW...
ada saja pengalaman yang seru ketika kami bersama. selalu saja setiap hari sabtu dan minggu kebersamaan kami diisi dengan hal-hal yang menarik dan penuh dengan petualangan seru. semoga kebersamaa kami memang telah allah gariskan untuk kebaikan kehidupan kami.
berpetualang touring dengan kendaraan bermotor, dahsyat pengalaman perjalanan seru ke tempat yang lumayan jauh pelabuhan ratu. menghadiri talim dan kajian rutin di masid kampus, subhanallah dakwah memang harus terus berjalan dimanapun dan kapanpun, terakhir belajar menjadi keluarga dan anggota keluarga yang baik yang bisa mengatur isi rumah dan perabotannya dengan baik. subhanallah, naik atap rumah, ngebor anak pintu dengan berpeluh keringat kami lakukan dengan senang hati.
entah petualangan apa lagi yang akan kami lalui minggu ini dan minggu-minggu nanti. semoga allah tetap kuatkan keyakinan dan keimanan kami akan segala rahmatNya.
de semangat terus ya...
berpetualang touring dengan kendaraan bermotor, dahsyat pengalaman perjalanan seru ke tempat yang lumayan jauh pelabuhan ratu. menghadiri talim dan kajian rutin di masid kampus, subhanallah dakwah memang harus terus berjalan dimanapun dan kapanpun, terakhir belajar menjadi keluarga dan anggota keluarga yang baik yang bisa mengatur isi rumah dan perabotannya dengan baik. subhanallah, naik atap rumah, ngebor anak pintu dengan berpeluh keringat kami lakukan dengan senang hati.
entah petualangan apa lagi yang akan kami lalui minggu ini dan minggu-minggu nanti. semoga allah tetap kuatkan keyakinan dan keimanan kami akan segala rahmatNya.
de semangat terus ya...
huhhhhhh
beberapa hari tanpa tulisan. Banyak sebenarnya yang ingin disampaikan. tapi entah mengapa tangan selalu terhalang untuk menari di tuts keyboard ini. terkadang fikiran memang kacau balau. tidak bisa membedakan mana yang utama, mana yang bisa di kesampingkan. mana yang duluan mana yang belakangan.
sehingga tulisan ini yang tampil...
sehingga tulisan ini yang tampil...
Monday, February 18, 2008
Berdakwah... (edisi3)

Dakwah itu bisa diibaratkan seperti air yang mengalir.
Pertama Air tak terhentikan. Jika ia dihalangi oleh rintangan didepannya, ia akan berkumpul kemudian meninggi dan menuju atas dan keluar tumpah dari bibir atas rintangan tersebut. Dakwah pun sama, terkadang stagnan karena dihambat oleh kekuatan yang merintanginya, tetapi ketika itu pula sunnatullahnya ia akan berhenti sejenak untuk mengumpulkan tenaga dan sumberdaya, sehingga nantinya akan keluar dan bisa melampaui rintangan tersebut.
Kedua, air bisa besar seperti ombak tinggi atau tsunami. dahsyat kerusakan dan efeknya sangat besar, sama dengan dakwah. terkadang dakwah bisa bergelombang dengan besar dan menghasilkan dampak yang luas, ketika ia bisa menguasai simpul penting di medan dakwahnya.
berpolitik, bernegara, berpemimpin dengan rfektif dan efisien menjadi dakwah laksana air yang besar bergelombang dan banyak mengajak banyak pihak untuk bergabung.
Ketiga, air bisa dengan sempurna merembes dan mengalir lancari diantara sela-sela lubang dan jeruji yang menghalanginya. seperti dakwah yang disampaikan dengan bijaksana, ia dengan elegan masuk kesemua sektor, celah serta lini masyarakat, sehingga sedikit demi sedikit ia rangkul dan kuasai.
subhanallah...
Ust. Hepi A Bastoni
baca juga :
- dakwah edisi 1
- dakwah edisi 2
Pertama Air tak terhentikan. Jika ia dihalangi oleh rintangan didepannya, ia akan berkumpul kemudian meninggi dan menuju atas dan keluar tumpah dari bibir atas rintangan tersebut. Dakwah pun sama, terkadang stagnan karena dihambat oleh kekuatan yang merintanginya, tetapi ketika itu pula sunnatullahnya ia akan berhenti sejenak untuk mengumpulkan tenaga dan sumberdaya, sehingga nantinya akan keluar dan bisa melampaui rintangan tersebut.
Kedua, air bisa besar seperti ombak tinggi atau tsunami. dahsyat kerusakan dan efeknya sangat besar, sama dengan dakwah. terkadang dakwah bisa bergelombang dengan besar dan menghasilkan dampak yang luas, ketika ia bisa menguasai simpul penting di medan dakwahnya.
berpolitik, bernegara, berpemimpin dengan rfektif dan efisien menjadi dakwah laksana air yang besar bergelombang dan banyak mengajak banyak pihak untuk bergabung.
Ketiga, air bisa dengan sempurna merembes dan mengalir lancari diantara sela-sela lubang dan jeruji yang menghalanginya. seperti dakwah yang disampaikan dengan bijaksana, ia dengan elegan masuk kesemua sektor, celah serta lini masyarakat, sehingga sedikit demi sedikit ia rangkul dan kuasai.
subhanallah...
Ust. Hepi A Bastoni
baca juga :
- dakwah edisi 1
- dakwah edisi 2
gbr dr. http://www.pagaralam.go.id/
Wednesday, February 13, 2008
Sendirian
Terakhir kali kemarin baca postingan bagus dari sebuah situs eramuslim.com. subhanallah benar-benar menyentuh. entah karena memang kondisi saya sedang dalam keadaan sendirian, atou entah karena pesan yang disampaikan dari postingan tersebut.
Sendiri berarti mandiri.
Mungkin kesimpulan itu yang paling tepat menurut saya. betapa kesendirian adalah sesuatu hal yang pasti. sendiri lahir hidup datang dunia, dan sendirian pula kita akan di kembalikan kedunia asal. Sendiri kita diberikan berbagai macam kenikmatan yang lengkap, dan sendiri pula kita akan mempertanggung jawabkan semua amalan atas kenikmatan tersebut.
Sendiri yang bertanggungjawab adalah perilaku ciri mandiri. Sadar bahwa apa yang diperbuatnya adalah juga bagi manfaat dirinya. Bisa memanfaatkan dan mendaya gunakana kesempatan disekelilingnya untuk kemajuan diri. Ya, lingkungan dan orang lain hanyalah jalan bagi kita untuk kemajuan diri kita.
Terasa sekali betapa ketika kita sendiri maka godaan dan keinginan untuk berbuat yang negatif atau menjerumuskan diri kita pada kejelekan sangat besar. Rasa malas, tidak ada lingkungan yang mendukung dan baik untuk beraktivitas, juga dampak lain ketika kita sendirian.
Peran diri yang mandiri berpengaruh sekali disini.
Bagi yang kreatif, bersih dan selalu sadar akan nampak keteguhan seorang pada kebaikan. Tapi sungguh sulit bagi diri yang lemah bercipta, berfikir dan berkarya, serta selalu lalai hatinya dari nilai kebaikan.
Bertanya pada diri sendiri
.."mintalah fatwa pada hatimu... " demikian sebuah perkataan muhammad, rasul mulia.
Betapa kemulian dan kebaikan itu bersumber pada hati nurani yang bersih dan tenang. dan semua orang memiliki hal itu, karena semua orang pasti memiliki hati. Sering berfikir, bertanya pada hati, tenang dan tawakkal adalah salah satu kunci dari kesuksesan kehidupan.
Insya allah hati itu akan menunjukan pada hal yang baik, karena sesungguhnya badan, alam, lingkungan dan dunia ini seluruhnya adalah milik allah yang maha baik.
** wallahualam...
Sendiri berarti mandiri.
Mungkin kesimpulan itu yang paling tepat menurut saya. betapa kesendirian adalah sesuatu hal yang pasti. sendiri lahir hidup datang dunia, dan sendirian pula kita akan di kembalikan kedunia asal. Sendiri kita diberikan berbagai macam kenikmatan yang lengkap, dan sendiri pula kita akan mempertanggung jawabkan semua amalan atas kenikmatan tersebut.
Sendiri yang bertanggungjawab adalah perilaku ciri mandiri. Sadar bahwa apa yang diperbuatnya adalah juga bagi manfaat dirinya. Bisa memanfaatkan dan mendaya gunakana kesempatan disekelilingnya untuk kemajuan diri. Ya, lingkungan dan orang lain hanyalah jalan bagi kita untuk kemajuan diri kita.
Terasa sekali betapa ketika kita sendiri maka godaan dan keinginan untuk berbuat yang negatif atau menjerumuskan diri kita pada kejelekan sangat besar. Rasa malas, tidak ada lingkungan yang mendukung dan baik untuk beraktivitas, juga dampak lain ketika kita sendirian.
Peran diri yang mandiri berpengaruh sekali disini.
Bagi yang kreatif, bersih dan selalu sadar akan nampak keteguhan seorang pada kebaikan. Tapi sungguh sulit bagi diri yang lemah bercipta, berfikir dan berkarya, serta selalu lalai hatinya dari nilai kebaikan.
Bertanya pada diri sendiri
.."mintalah fatwa pada hatimu... " demikian sebuah perkataan muhammad, rasul mulia.
Betapa kemulian dan kebaikan itu bersumber pada hati nurani yang bersih dan tenang. dan semua orang memiliki hal itu, karena semua orang pasti memiliki hati. Sering berfikir, bertanya pada hati, tenang dan tawakkal adalah salah satu kunci dari kesuksesan kehidupan.
Insya allah hati itu akan menunjukan pada hal yang baik, karena sesungguhnya badan, alam, lingkungan dan dunia ini seluruhnya adalah milik allah yang maha baik.
** wallahualam...
Tuesday, February 12, 2008
Saat Panggilan itu Datang
Bayangkan suatu saat kita dipanggil oleh atasan kita sementara kita saat itu tidak atau belum siap untuk menjawab panggilan tersebut. Bayangkan ketika saat itu atasan kita meminta pertanggung jawaban dari apa yang telah kita lakukan selama ini.
pasti kalang kabut, pasti saat itu kita kehabisan akal sehat dan tegang, tidak menentu tindakan dan tidak tahu apa yang harus diperbuat. Kita akan bingung harus berkata apa dan bingung harus memberikan jawaban apa pada atasan kita.
beruntung pegawai, pekerja, bawahan yang selalu sadar bahwa dia memang sedang bekerja. berbahagialah pegawai yang setiap saatnya selalu ingat akan semua tugasnya. beruntung pegawai yang setiap waktu yang dilaluinya ia isi terus dengan peningkatan prestasi dan keilmuan pekerjaannya. kapanpun dan dimanapun ia dipanggil oleh atasannya, ia siap dan mampu memenuhi panggilan atasannya tersebut.
Bayangkan klo atasan yang memanggil kita adalah allah, yang maha atasan, yang kantornya ya bumi ini, yang tempat kekuasaannya semua alam semesta ini. Panggilannya juga yang maha panggilan, bukan menyetor kerjaan, tapi panggilan untuk menghadap dan mempertanggung jawabkan semua amalan kita.
Beruntung orang yang kapanpun ia dipanggil saat itu sedang dalam kebaikan, tenang dan tentram hatinya saat menghadap sang Pemilik.
Sebaliknya merugi orang yang saat dipanggil sang khalik ia sedang dalam melaksanakan kemaksiatan, dalam keadaan yang sangat jauh dari allah... naudzu billah...
''allahumma hawwin alaina fii sakaratil mauut...
ya allah bantu kami saat maut kami menjemput....
***
pasti kalang kabut, pasti saat itu kita kehabisan akal sehat dan tegang, tidak menentu tindakan dan tidak tahu apa yang harus diperbuat. Kita akan bingung harus berkata apa dan bingung harus memberikan jawaban apa pada atasan kita.
beruntung pegawai, pekerja, bawahan yang selalu sadar bahwa dia memang sedang bekerja. berbahagialah pegawai yang setiap saatnya selalu ingat akan semua tugasnya. beruntung pegawai yang setiap waktu yang dilaluinya ia isi terus dengan peningkatan prestasi dan keilmuan pekerjaannya. kapanpun dan dimanapun ia dipanggil oleh atasannya, ia siap dan mampu memenuhi panggilan atasannya tersebut.
Bayangkan klo atasan yang memanggil kita adalah allah, yang maha atasan, yang kantornya ya bumi ini, yang tempat kekuasaannya semua alam semesta ini. Panggilannya juga yang maha panggilan, bukan menyetor kerjaan, tapi panggilan untuk menghadap dan mempertanggung jawabkan semua amalan kita.
Beruntung orang yang kapanpun ia dipanggil saat itu sedang dalam kebaikan, tenang dan tentram hatinya saat menghadap sang Pemilik.
Sebaliknya merugi orang yang saat dipanggil sang khalik ia sedang dalam melaksanakan kemaksiatan, dalam keadaan yang sangat jauh dari allah... naudzu billah...
''allahumma hawwin alaina fii sakaratil mauut...
ya allah bantu kami saat maut kami menjemput....
***
Monday, February 11, 2008
"Beruntung orang yang paling panjang usianya dan panjang juga amalannya, merugi orang yang panjang usianya, panjang juga keburukannya..."
Rasul saw, pernah bersabda seperti hadist di atas. betapa memanfaatkan waktu memang sungguh suatu hal yang sulit. menghabiskan waktu paling mudah, tapi mengisi waktu yang habis itu dengan hal yang berguna sungguh paling tidak mudah
rasul ingatkan juga bahwa
.."selalu ingat yang lima sebelum yang lima, ... waktu senggangmu sebelum waktu sibukmu..."
entah berapa detik yang terlalui dengan tanpa menghasilkan sesuatu yang berguna. entah berapa jam yang dihabiskan dengan menambah banyak kerugian, menumpuk maksiat atau menambah jarak kita dengan allah.
entah berapa hari yang kita lalui tanpa sedikitpun penambahan ilmu dan pengetahuan, entah berapa bulan rasa syukur kita selalu menipis dan semakin menipis.
***
Rasul saw, pernah bersabda seperti hadist di atas. betapa memanfaatkan waktu memang sungguh suatu hal yang sulit. menghabiskan waktu paling mudah, tapi mengisi waktu yang habis itu dengan hal yang berguna sungguh paling tidak mudah
rasul ingatkan juga bahwa
.."selalu ingat yang lima sebelum yang lima, ... waktu senggangmu sebelum waktu sibukmu..."
entah berapa detik yang terlalui dengan tanpa menghasilkan sesuatu yang berguna. entah berapa jam yang dihabiskan dengan menambah banyak kerugian, menumpuk maksiat atau menambah jarak kita dengan allah.
entah berapa hari yang kita lalui tanpa sedikitpun penambahan ilmu dan pengetahuan, entah berapa bulan rasa syukur kita selalu menipis dan semakin menipis.
***
raja' dan khauf
Salah satu pasangan yang Allah aza wazalla ciptakan di dunia ini adalah raja' dan khauf. Raja' artinya mengharap dan khauf artinya takut.
Pasangan ini yang membuat ibadah dan perilaku kita di dunia jadi lebih terjaga. Gimana ga terjaga, ketika kita menginginkan sesuatu dan kita memohon kepada yang memiliki dengan sangat agar benar-benar mendapatkannya, di sisi lain kita juga takut persembahan yang kita berikan kurang pantas dinilai oleh yang memiliki
Pasangan ini yang membuat ibadah dan perilaku kita di dunia jadi lebih terjaga. Gimana ga terjaga, ketika kita menginginkan sesuatu dan kita memohon kepada yang memiliki dengan sangat agar benar-benar mendapatkannya, di sisi lain kita juga takut persembahan yang kita berikan kurang pantas dinilai oleh yang memiliki
Friday, January 25, 2008
Pengingat Waktu sholat di Mozilla
Baru tahu klo ada software bagus untuk pengingat waktu sholat, khususnya buat kita pengguna browser internet Mozilla Fire fox. Installnya mudah, cepat, trus setting waktunya bisa milih sendiri.

mo coba ? buka aza url ini : https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/4270
mo coba ? buka aza url ini : https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/4270
Thursday, January 24, 2008
Habis Gelap Terbitlah Terang
Entah kenapa allah mentakdirkan rambut saya kurang tumbuh dengan baik. ada yang bilang botak, ada yang bilang dah turunan kali mas... ada yang bilang mas kaya deni korbuzer, ada yang bilang profesor.... ada yang bilang...
ada juga yang gak berani bilang secara langsung, cuma ntah kenapa ketika ngobrol dengan saya tatapan yang paling sering dilihat adalah rambut saya....
Tapi kemarin sempat mensurvey kecil2an di kereta, dari 10 laki-laki yang saya lihat, memang rambutnya ada satu orang yang agak aneh. rambutnya ripis, botak, atau ga terurus sama sekali. saya berfikir... wah masih ada teman euy...
di tempat saya beraktivitas tiaphari, dikantor, beu.... lebih-lebih lagi penderitaan saya. dibilang lampu tambahan, di kasih saran klo punya anak namain aza desi alias deni silau ... di jadiin lampu blitz tambahan klo difoto... :((
isi hati ingin berucap, tyo, kutukan lo menular..., gwa yang jadi tumbalnya sekarang...
klo boleh nambahin pepatah dan judul buku bang, habis gelap terbitlah terang dah....
dah dibilang item-item, e sekarang jadi yang terang terang
tapi bang, mas, mba, teh. katanya mang yang jadi indikator kedekatan kebaikan dan kemuliaan seseorang cuma dilihat dari dalemannya alias hatinya.
... sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling baik kepatuhan dan ketakwaannya.. (QS. Al-Hujurat : 13)
kaya sahabat rasul bilal bin rabah sang budak hitam, abdullah bin ummi maktum sang buta mata, dan sahabat lainnya tapi subhanallah keimanan dan kepatuhan mereka pada sang rasul sangat besar
beu, hebat lagi dan lebih mulia lagi kaya nabi Yusuf, dah Allah beri rizki yang mulia rupanya dan idah, tapi keilmuan, akhlak dan kehidupannya ia tampilkan dan lakukan dengan baik pula.
So, jadi mulia karena takwa yu... jadi penerang ketika banyak kegelapan, jadi mulia dimanapun kita, dengan apapun juga....
wallahua'alam
ada juga yang gak berani bilang secara langsung, cuma ntah kenapa ketika ngobrol dengan saya tatapan yang paling sering dilihat adalah rambut saya....
Tapi kemarin sempat mensurvey kecil2an di kereta, dari 10 laki-laki yang saya lihat, memang rambutnya ada satu orang yang agak aneh. rambutnya ripis, botak, atau ga terurus sama sekali. saya berfikir... wah masih ada teman euy...
di tempat saya beraktivitas tiaphari, dikantor, beu.... lebih-lebih lagi penderitaan saya. dibilang lampu tambahan, di kasih saran klo punya anak namain aza desi alias deni silau ... di jadiin lampu blitz tambahan klo difoto... :((
isi hati ingin berucap, tyo, kutukan lo menular..., gwa yang jadi tumbalnya sekarang...
klo boleh nambahin pepatah dan judul buku bang, habis gelap terbitlah terang dah....
dah dibilang item-item, e sekarang jadi yang terang terang
tapi bang, mas, mba, teh. katanya mang yang jadi indikator kedekatan kebaikan dan kemuliaan seseorang cuma dilihat dari dalemannya alias hatinya.
... sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling baik kepatuhan dan ketakwaannya.. (QS. Al-Hujurat : 13)
kaya sahabat rasul bilal bin rabah sang budak hitam, abdullah bin ummi maktum sang buta mata, dan sahabat lainnya tapi subhanallah keimanan dan kepatuhan mereka pada sang rasul sangat besar
beu, hebat lagi dan lebih mulia lagi kaya nabi Yusuf, dah Allah beri rizki yang mulia rupanya dan idah, tapi keilmuan, akhlak dan kehidupannya ia tampilkan dan lakukan dengan baik pula.
So, jadi mulia karena takwa yu... jadi penerang ketika banyak kegelapan, jadi mulia dimanapun kita, dengan apapun juga....
wallahua'alam
Subscribe to:
Posts (Atom)