Thursday, September 18, 2008

Lebaran !!!

Btw, keren ga?
Ada yang mo pesen ?
Hub langsung degum
free of charge!!! (10 pelanggan pertama ... :)

Wednesday, September 17, 2008

Kretaku Tak Berhenti lama...

Puasa di kereta

buka puasa di kereta? dahsyat kaya lagi buka puasa bersama. bayangkan beberapa atau bahkan banyak orang dengan tujuan yang sama, berpuasa bersama kemudian secara bersama pula mendengar suara adzan, dah akhirnya buka puasa bersama juga.

Sore kemarin kereta itu lampunya gelap, tepat di gerbong pertama kereta ke bogor. Subhanallah, jadi selalu teringat pesan untuk usahakan mencintai waktu-waktu menunggu sholat, waktu menjemput shalat, karena pahalanya sama dengan shalat itu sendiri. Kereta memang tidak pernah mengenal berhenti lama, jadi begitu amat susahnya dapat mendengar suara adzan, mengetahui waktu sholat dan bisa khusu berdoa ketika berbuka atau mendengarkan adzan. Jadinya buka puasa sore kemarin menduga-duga ini dah adzan ato belum.
Alhamdulillah, kenikmatan berbuka puasa memang tidak bisa digantikan dengan apapun. Segelas air minum mineral lebih dari cukup menghilangkan dahaga ini. Berbuka, melihat orang merasakan nikmat, ikut merasakan kebersamaan berbagi jadi pengalaman baru berbuka dan berpuasa di kereta.

Tukang akua, group-group, angin sore yang menyejukkan..., suara adzan yang tidak segera dipenuhi..

***

Tuesday, September 16, 2008

Sahur kita

subhanallah ramadhan melatih kita untuk bisa bangun di pagi hari. Makan sahur dipagi hari memberikan banyak berkah buat kita. Pahala sunnah dijanjikan bagi siapa saja yang melaksanakan sahur untuk persiapan puasa disiang harinya.
Perbanyak beristighfar dikala sahur. ketawa yang terlalu berlebihan sehat juga, tapi sayang sekali seandainya waktu sahur, diterakhir malam dilewatkan begitu saja


... kurang lebih sampai lima puluh ayat ... (hadist rasul)

***

Monday, September 15, 2008

Manajemen Keuangan Islami

Manajemen Keuangan Islami

Bahwa prioritas pertama kali yang harus dikeluarkan dari rizqi kita adalah zakat, infak atau shadaqah. baru kemudian membayar hutang, terus menabung dan terakhir adalah belanja rutin kita.
(Ust. Sugeng)

Subhanallah, materi keuangan jadi materi menarik bagi saya. tidak banyak uang yang saya dapatkan dan miliki, sedikit tapi berkah mudah-mudahan... :) Terkadang memang mengalami kebingunan ketika bagai mana harusnya mengeluarkan pos keuangan yang saya miliki.

hampir lebih 1/3 saya berikan awal untuk berinfaq. dan ijtihad saya dalam berinfak ini saya berikan telebih dahulu kepada keluarga. ibu, bapak dan saudara yang lain. karena memang

..."waatul maala alla hubbihi, dawil kurba, walyataama, walmasaakiin...
Dan sampaikanlah hartamu kepada para keluarga, kerabat, anak yatim dan orang-orang miskin
(Qur'an)

berikutnya bayar hutang, berinvestasi atau menabung. tidak banyak yang saya keluarkan untuk pos ini. menabung saya dalam bentuk buku, beli majalah, beli CD, dan untuk kepentingan belajar. Investasi dan memenuhi hutang piutang teman atau rekanan untuk berivestasi tidak banyak juga saya berikan. Sekitar 1/3 lebih sedikit saya keluarkan untuk menabung dan berinvestasi ini.

Dan belanja 1/3 terakhir atau kurang saya keluarkan untuk konsumsi pribadi. trasnport, makanan dan sebagainya.

Mudah2n berkah... dan banyak juga... aamiinn

Saturday, September 13, 2008

Kretaku Tak berhenti lama (... edtion)

Group

...gua dulu perna punya group, janjian berangkat bareng, pulang bareng juga...

sudah hampir satu setengah tahun saya naik kereta belum satupun grup yang saya punya. bukannya ga pengen punya group kereta, enak rasanya punya teman duduk, trus bisa salng bercerita, baerbagi makanan, tempat duduk bahkan bisnis pun bisa terbagi.

sudah skitar satu setangah tahun itu juga saya hampir selalu berdiri di kereta. bukannya ga sadar bahwa berdiri itu memberi kesempatan orang untuk duduk, berbagi beramal, memberi kesempatan untuk orang yang lebih lemah. klo kata seseorang yang saya kagumi, pahala kita ngalir terus klo kita memberikan kesempatan kepada orang yang memang itu juga hak kita. wallahu'alam.

Tapi pernah saya mendapatkan duduk dari group yang beberapa kali saya kenal. pernah saya mendapatkan beberapa informasi bisnis dari sebuah group dikereta, frenchise burger gitu... Sering saya melihat semangat dan senyum para anggota group yang saya tebak semuanya adalah para pekerja keras. Sering saya mendapatkan banyak inspirasi dari mereka tentang bagai mana semangat untuk tetap hidup bekerja dengan bersemangat, meskipun kelelahan dan kemalasan selalu mengiringi.

Semangat para pekerja yang subhanallah demi menghidupi kebutuhan keluarganya, tetap dilakukan meskipun harus berjalan menempuh jarak jauh dari bogor menuju jakarta. Dan bogornya pun bukan sembarang bogor, bahkan sampai di bogor ujung kabupaten, yang harus ditempuh selama satu atau dua jam sebelum subuh menuju kota bogor.

Dan group atau jamaah itu yang membuat mereka selalu bersemangat juga dalam berjalan ke tempat bekerja. Bersama sama menikmati perjalanan ke tempat kerja, meskipun ditempat kerjanya nanti mereka akan mendapatkan banyak beban pekerjaan. Bersama-sama berbagi, menebar senyum, informasi dan berita.

subhanallah...

Tuesday, September 9, 2008

Al-Quran

Al-Qur'an jadi bacaan favorit bulan ini. Sholat tarawih, ceramah-ceramah dan kultum para ustadz, nyanyian, bacaan-bacaan dan tulisan semuanya hampir bersumber pada Al-Qur'an.

Yang paling ngetop surat Al-Baqarah ayat 183, tentang perintah wajib puasa ramadhan. lainnya surat alfatihah, trus surat-surat pendek juz 30 dari surat At-Takatsur sampai surat An-nnas, yang dibaca imam saat sholat tarawih.

Al-Quran enak dibaca, apa lagi ketika kondisi hati, bagusnya bacaan dan suasananya tepat. Suara imam yang merdu, ketika shalat berjamaah menjadi pembuat khusu shalat kita. masjid yang tenang, lingkungan yang mendukung ditambah dengan bacaan Al-qur'an atau kalimat Allah lainnya membuat kita betah berlama-lama didalamnnya. saking betahnya sampai ngantuk.. :)

Al-Quran, Lingkungan, alam, ramadhan, menjadi Ayat-ayat Allah yang semuanya harus semampu mungkin kita baca dengan benar. Jaminannya, subhanallah, ketenangan, petunjuk dan kemampuan menangarungi hidup.

allahummarhamna bil qur'aan...

Wallahu'alam...

Monday, September 8, 2008

Friday, September 5, 2008

Takut...

"takwa ialah seperti kita berjalan ditengah jalan yang penuh duri dan rintangan. kita akan berhati-hati dan waspada bagaimana agar kita selamat dan sampai ditengah tujuan"..
(Sahabat ra)

beruntung orang yang punya rasa takut. karena rasa takut membuat kita menjadi berhati-hati. lebih beruntung lagi orang yang punya rasa takut yang termanajemeni dengan baik. karena sungguh agak aneh ketika seseaorang tidak sama sekali punya rasa takut, apalagi ketika takutnya tidak termanajemeni.

Takut termanajemeni? orang ini akan bagus hasil pekerjaannya, telaten, tekun,tenang sertasabar.
Orang yang takut termanajemeni adalah orang yang selalu merasa yakin bahwa ada sesorang yang selalu mengawasinya. Ada orang yang selalu peduli kepadanya, adaorang yang ia yakinibahwa ia berbuat tidak lain jga atau memang karenanya.

Teman, masyarakat,orang tua, saudara adalah orang yang selal ada dan sering melihat kita. Takutlah ketika kita tidak bisa melakukan yang terbaik dan optimal dari dirikita. takutlah ketika kita hanya berbuat demimemkirkan diri kita.Orang-orang yang kekuranangan,orang kelemahan lebih patut kita fikirkan dibandingkan dengan kesenangann kita sendiri seenaknya.

teman yang banyak membantu kita, harus benar-benar kita perlakukan sebagaimana kita diri kita sendiri, atau saudara kandung kita sendiri. Mengecewakan,membuat terluka hatinya sejauh mungkn kita hidari. Takutlah ketika kita menjadi orang yang berbahaya dan merugikan bagi orang lain, saudara atau teman kita.

Maha suci Allah yang telah menciptakan rasa pada manusia, termasuk rasa takut. Allah lah juga yang patut kita takuti amat sangat. takut ketika semua nikmat yang ia berikan dan kesempatan kita sia-siakan da lengahkan untuk kita syukuri. Takutlah ketika hati kita tebal dan kaku ketika memenuhi panggilannya, takut ketika kit tidak bisa melakukan perintahnya. Allah adalah pelindung dan pencukup segala sesuatu. Hasbunallah, wanikmal wakill...

Wallahu'alam,
Alhamdulillah, astagfirullah....


Thursday, September 4, 2008

Menulis Lagi....

Ngeblog lagi??? dahsyat sudah lama tidak menulis di blog ini. aktivitas yang banyak, fikiran yang mumet membuat tangan sepertinya susah untuk bergerak. tangan ini mati ketika fikiraan dan semangat untuk menulis melemah. entah karena lemah semangat, malas atau memang karena sedikitnya waktu. Atau memang juga karena malas bahwa blog ini ga ada yang baca.

Nulis jadi aktivitas yang menyenangkan sebenarnya. enak rasanya ketika bisa menumpahkan isi hati ini. menulis menjadi refresh otak sebenarnya ketika kita kembali mengingat dan menumpahkan kembali semua kejadian yang telah terjadi di depan kita. fikiran kita sebenarnya tidak harus mumet ketika kita bisa terus menulis, karena dengan menulis semua unek-unek akan tersamapaikan.

malas menulis sebenarnya tidak boleh terjadi. menulis adalah aktivitas dan pekerjaan. suengguh mulia orang yang bekerja maka sungguh mulia juga orang yang menulis. menulis yang berisi kebaikan sungguh terlebih mulia lagi. tidak ada alasan untuk malas menulis. kemalasan adalah salah satu sifat buruk yang dibisikan setan. Mungkin kita sedang jenuh untuk menulis, karena kita kurang ilmu, kurang isi atau memang ruhani kita sedang kurang. maka jenuh lawanlah dengan banyak bervariasi tulisan. Puisi, lagu, cerpen, berita, mengutip kata orang lain, menanggapi berita orang lain atau yang lain sebagainya. Perbanyak membaca buku untuk menambah isi fikiran dan pengetahuan. tulis isi singkat buku yang pernah kita baca barang sedikitpun. Dan isi ruhiyah yang paling penting. Ketika ruhiayah tinggi sedikitpun tulisan yang kita buat maka sedikit itu juga kita yakin bahwa kita benar-benar akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah. Apalagi kalau yang kita tulis lebih banyak dan lebih baik.

Sedikitnya waktu, bisa diatasi dengan membuat jadwal rutin yang bisa kita isi untuk menulis. Pagi hari, sebelum tidur, saat istirahat bekerja, saat senggang bisa kita gunakan untuk menulis. sehari satu paragraf, seminggu satu karangan, sebulan satu bab, setahun satu buku, subhanallah...

Allah paling tahu isi hati kita.ketika kita ingin tulisan kita dibaca orang maka tulisan kita akan dibaca orang. dan ketika kita ingin agar tulisan kita tidak dibaca orang, maka allah pun maha tahu dan akan membuat tulisan kita tidak dibaca orang. boleh jadi suatu yang baik itu buruk buat kita dan boleh jadi suatu yang buruk itu baik buat kita. yang dilihat cuma prosesnya. terus menulis karena ada sesuatu yang mungkin kita tidak bisa tahu apa makna dibalik menulis itu. meskipun cuma sedikit.

dan menulis yang baik, mengisi waktu dengan yang baik, menjauhkan dari sifat malas, berbaik sangka selalu menjadi point plus kita.

Selamat menulis kembali.

Tuesday, August 5, 2008

Marhaban Yaa Ramadhan...

Menyapa Lebih Dahulu Sebelum di sapa

Menjelang Ramadhan, di bulan Sya'ban Rasulullah saw memperbanyak melakukan puasa sunnah. Aisyah ra meriwayatkan, "Aku tidak melihat beliau lebih banyak puasanya di luar Ramdhan selain pada Bulan Sya'ban." (HR. Bukhari)

Mengapa Rasulullah saw melakukan itu? Aisyah ra, istri beliau tidak menjelaskannya dalam hadist itu. Tetapi dalam riwayat yang lain Anas menuturkan, bahwa Rasulullah saw ditanya oleh seseorang, "Puasa Sya'ban untuk menghormati Ramadhan." (HR. Turmudzi). Mungkin karena itu maka beliau banyak melakukan puasa di bulan Sya'ban. Beliau ingin "menyapa" Ramadhan.

Dan disaat memasuki Ramadhan, beliau mengkhususkan diri dengan banyak membaca Al Qur'an. Yang beliau lakukan ini kemudian diikuti oleh para ulama. Mereka bahkan meninggalkan majelis fatwa dan halaqah-halaqah ilmu, begitu pula kegiatan belajar mengajar mereka. Itulah ala menyapa Ramadhan yang dilakukan Rasulullah saw dan para ulama untuk mendapatkan keberkahan dan keutamaannya. Mereka menyapa Ramadhan terlebih dahulu, sehingga wajar kalau Ramadhan pun menyapa mereka.

Rasulullah saw dan para sahabatnya serta orang-orang shalih yang mengikuti mereka, adalah orang-orang yang menyiapkan hati dan jiwa mereka menjelang Ramadhan. Karena itulah kita ikuti mereka. Kita lakukan itu dengan cara bertaubat kepada Allah swt, menyesali segala perbuatan yang melanggar perintah-Nya, bertekad untuk konsisten, taat kepada Nya, serta mulai memperbaiki diri untuk mendapatkan beragam anugerah di dalamnya adalah sapaan kita kepada Ramadhan. Karena Allah swt senantiasa memberi salam kepada setiap ruh yang baik, yang senantiasa berlama-lama dalam bersujud kepada-Nya, yang selalu berlama-lama ruku kepada Nya, dan menolak untuk ruku kepada selainNya. Maka tentu Ramadhan pun akan memberi salam kepada mereka yang senantiasa mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadhan dengan taubat, membersihkan jiwa, puasa, bangun malam dan sebagainya.

Dalam sebauh hadist Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisi Allah adalah yan memulai salam diantara mereka." (HR. Abu Daud). Maka agar kita menjadi manusia-manusia mulia, kita ucapkan salan dan kita sapa Ramadhan dengan kegembiraan, kesiapan fisik dan jiwa, dan dengan kekuatan iman agar Ramadhan juga menyapa kita.

Majalah Tarbawi, Edisi 141 Ramadhan 1427H

arsip :
10 Langkah persiapan menuju Ramadhan
Persiapan menjelang Ramadhan
Ihya' Ramadhan (Langkah menghidupkan Ramadhan)
Hadist Keutamaan Ramadhan

Friday, August 1, 2008

Kretaku tak berhenti lama.... (5th Edition)

Sabarnya Pa Muji

Subhanallah, Maha suci Allah yang sudah mempertemukan saya dengan pa Muji. Malam itu ketika seperti biasa saya pulang kembali ke tempat tinggal di bogor menggunakan kereta, Saya beruntung bisa bertemu dengan beliau.

Kereta yang penuh dengan sesak kembali saya temukan didalamnya pelajaran berharga . Kali ini ilmu itu datang dari seorang Bapak yang tidak terlalu tua namun cukup menjelang tua. Iya, perawakannnya cukup besar, tinggi, ideal. Namun wajahnya seperti wajah orang yang matang dengan pengalaman. Tenang air mukanya dan nampak diwajahnya tanda kesolehan.

Malam itu juga saya saksikan beliau turut berjamaah di mushola stasiun yang sepi jamaahnya. Beliau iman shalat isya malam itu dengan saya seorang makmumnya. Subhanallah, shalat di perjalanan pulang Bogor-Jakarta, jadi hal yang paling berat bagi saya yang selalu pulang sore hari. Kadang dengan terpaksa melewatkan shalat magrib tepat waktu bahkan harus ke isya, terkadang terpaksa harus isya tengah malam karena memang sedang dalam perjalanan.
Alhamdulillah, malam itu Allah kuatkan untuk melangkah ke mushola dan Allah takdirkan untuk ikut shalat berjamaah, mudah-mudahan Allah kuatkan kesabaran saya untuk selalu shalat berjamaah...

Kembali ke Pak Muji, Beliau awal berbicara ucapkan salam dan nama, Subhanallah jarang ada yang mau berbuat seperti ini kepada orang yang baru saja dikenalnya. Ketika berbicara dengan beliau penuh dengan ketawadhuan.

...”Alhamdulillah Pa Deni, Saya termasuk terlambat, sudah enam bulan ini istri saya mengandung setelah 8 tahun kami menikah... Salah satu jawaban beliau.

Dahsyat, 8 Tahun menikah baru dikaruniai anak?. Saya berfikir kurang shaleh apa ya Pa Muji sehingga Allah berkenan memberi putra sampai baru tahun ke pernikahannya.

... ”Alhamdulillah Pa Deni, saya tidak terlalu ngoyo seperti keluarga yang lain yang harus berobat, terapi kesana-sini". Beliau beralasan.
...”Saya tawakkal saja pada Allah, dan Alhamdulillah Allah masih memberikan kepaecayaan kepada saya... ” Bukti ketawadhuan dan kesalihan beliau berikutnya.

Dahsyat, subhanallah, sepanjang perjalanan dan selama kami mengobrol yang terucap di bibir pa Muji ini penuh dengan pujian pada Allah dan tampak sekali kerapihan dan keindahannya dalam menyusun kata. Tidak terlalu berlebihan, singkat, namun tetap jelas dan mudah dimengerti.

...”Kebetulan saja Pa Deni, saya ikut di pengajian Liqa itu, Saya senang mencari Ilmu, berkumpul dan berorganisasi ". Jawab beliau ketika saya tanya apa saja aktivitasnya.
Weih, benak saya memang selalu terus berputar menuju kelompok pengajian atau pergerakan atau partai islam jika melihat orang yang sholeh dan baik tindakannya. Dia ikutan Apa ya? Tarbiyah, orang Salaf, orang Ha Te, .. Jadi bahan renungan bagi saya, apa yang bisa saya lakukan buat umat, agama dan diri ini.
...”Saya lakukan semuanya karena ibadah Pa, cape bahkan tekor kalau seandainya tidak diniatkan kerena Allah....
***

Pa Muji orang yang shaleh juga sabar. Bahkan cerita cerita tentang kesabaran pamuji adalah salah satu keistimewaannya. Pernah terbayang di benak kita betapa kesabaran benar-benar membuahkan hasil?. Malam itu saya mendapatkan jawabannya dari Beliau.

Ternyata pa Muji yang malam itu menemani saya dalam perjalanan sampai stasiun sebelum bogor adalah seorang petugas satpam istimewa disebuah bank di Jakarta, dan tidak jauh dari tempat saya bekerja juga. Beliau Satpam Istimewa karena sudah 10 Tahun beliau bekerja sebagai dan Alhamdulillah akhirnya ia ditempatkan untuk menjadi seorang staf pegawai dibank itu.

”..Doakan Pa Deni saya insya Allah akan sekolah S1.. Jawab Beliau ketika saya tanya kenapa masih lulusan SMA.

Subhanallah, sabar dan keberhasilan pa muji orang Bojonggede, malam itu jadi pelajaran yang berharga bagi saya. Betapa Janji Allah akan selalu tepat bagi orang yang pasrah, selalu menghamba dan ikhlas pada Nya serta selalu Yakin akan PertolonganNya

Alhamdulillah, Terimakasih pa Muji

Pas Stasiun Bojong Gede jam 20:30