Thursday, July 5, 2007
Zikir, ato...
masya allah..., laailaaha illallah...
bukan terdengar di masjid atau di musholla, tapi di kereta... . mang nyata terjadi, ketika perjalanan tadi pagi menuju jakarta, beberapa kali telinga ini mendengarnya.
ucapan-ucapan itu keluar dari mulut penumpang yang berdesakan. merintih sambil mengucapkan kalimat-kalimat dzikir. mungkin klo mereka berdoa, mereka akan cepat allah kabulkan.... bukan berarti terzholimi PJKA....
terus berubah KRL ku...
Wednesday, July 4, 2007
Caranya Allah melihat dirimu
Pernah merasakan ga suatu ketika dirimu merasa diperhatikan oleh orang lain. Misalnya ketika shalat, yang berjamaah bersama dengan makmum perempuan dibelakang kita, maka sepertinya kita dilihat oleh mereka, jadi lah sholat kita kacau.
Atau ketika kita duduk depan-depanan dengan seorang yang kita anggap “aneh”. Dan kita melakukan aktivitas ketika berhadapan dengan seseorang itu. Mau tidak mau kita akan terganggu konsentrasinya.
Tapi allah mengajarkan lain, ketika kita merasa diperhatikan oleh orang lain, maka anggaplah kita sedang diperhatikan oleh allah, karena allah pasti berkehendak melihat melalui mata siapapun, tidak peduli dari mahluknya, dari hambanya yang manapun. Dan itu penyemangat kita untuk selalu bekerja optimal mungkin dalam beribadah… maka tetaplah beribadah, karena Allah
sesungguhnya allah maha melihat terhadap segala sesuatu...
Monday, July 2, 2007
Gantungkan Cita-citamu Setinggi Langit #2 (habis)
Sebagian muhadditsin buta matanya karena terlalu banyak membaca. Tidak ada lelah tak ada kebosanan, sampai tercapainya tujuan. Imam Ahmad bin Hambal berjalan kaki dari Bagdhad menuju Shan’a. Tetapi engkau sudah lelah hanya ketika menghafal do’a. salah seorang ulama shalih menempuh perjalanan selama satu bulan, hanya untuk memperoleh satu hadits. Agar ia tahu bagaimana kemuliaan abadi itu. Andai bukan karena berat dan dahsyatnya ujian, tidaklah Imam Ahmad disebut Imam Assunnah. Kekasaran bisa membawa pada kemuliaan. Ibnu Taimiyah dipenjara, lalu ia menjadi tokoh ulama yang langka dizamannya. Ketahuilah bahwa air yang menggenang dan diam itu adalah air yang rusak. Karena ia tidak mengalir, tidak berjalan dan tidak mempunyai tantangan. Jika air sudah mengalir, ia akan memberi manfaat utnuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup.
Letakkanlah kakimu di bintang yang tinggi
Miliki semangat paling tinggi di bintang tertinggi
Wahai orang yang banyak tidur, apa manfaat tidurmu? Kelak engkau akan membayar harga mahal karena tidurmu. Allah memerintahkan kita untuk beramal, dan memperhatikan apa yang sudah kita kerjakan. Allah swt berfirman, “Dan orang-orang yang berjihad di jalan Kami, akan Kutunjukkan mereka jalan-jalan Kami. “Ketahuilah hidup ini adalah aqidah dan jihad, kesabaran dan kekasaran, perjuangan dan pengorbanan, kebangkitan dan kemenangan. Tak ada ruang kendaraan bagi orang yang lemah.
Lihatlah orang kafir begitu tekun bekerja. Setiap hari mereka berusaha keras. Mereka membuat mobil di atas bumi, mereka menemukan pesawat terbang untuk langit. Mereka menjadikan kulkas utuk makananmu. Mereka membuat tempat menyimpan airmu. Sementara anda tidak bekerja apa-apa, kecuali makan dan minum, bersenda gurau dan main-main.
Engkau cepat bosan, dan malaikat tidak pernah bosan. Engkau cepat berputus asa dalam beramal, sedangkan malaikat tidak pernah putus asa. Lalu dengan apa anda akan masuk syurga? Apakah anda tertikam karena allah? Apakah engkau tersiksa karena mendukng sunnah? Bersihkanlah debu-debu malas dari dirimu wahai orang malas. Bilal sang pemilik semangat tinggi itu telah mengumandangkan adzan di telingamu, apakah engkau mendengarnya? Orang yang menyeru kebaikan telah memanggilmu, mengapa engkau tidak bersegera memenuhi panggilannya?
Mulailah berburu pahala sejak pagi hari. Bacalah Al-Qur’an dan berdzikirlah. Bacalah doa dan bersyukurlah. Karena pagi hari adalah saat bertolaknya burung-burung dari sarangnya. Dan jangan lupa sabda Rasulullah saw, “Keberkahan Allah untuk ummatku ada pada akhirnya.”
rabbanaa laa tuzhiq quluubanaa...
Thursday, June 28, 2007
Padang mahsyar dan KRL...

Katanya di
Kok kayaknya di kereta mirip-mirip ya. Bayangkan orang-orang berkumpul berdiri dan berdesakan ditempat yang sama. Dan mereka mengeluarkan keringat masing-masing. Tau ga kenapa saya ingin menulis ini dan menganggap sama dengan
Saya hanya bayangkan, ... ya allah mudahkanlah kami ketika di
Pak, Bu, Mas, Mba, Ka, De, … dah pada sholat belom? TERMASUK SAYA SENDIRI… ya rabb ampuni hamba jika selalu lalai memenuhi panggilanmu… mang ga dapet waktu yang utama si, masih dapet waktu sholat, tapi klo terus-terusan terlambat gimana ceritanya…..
Astaghfirullah...
Monday, June 25, 2007
Assalamu'alaikum bos...

Pernah merhatiin orang yang selalu menyapa atau memanggil orang lain "bos"?
Klo coba renungin ayat al-quran
… jangan lah kamu memanggil dengan sebutan yang buruk…
Jadi bingung rasanya. Memang bos bukan panggilan yang buruk si, apalagi jika ketika berkomunikasi dengan sebutan bos ini akan menjadi cair.
Tapi terlepas kebingunan itu, subhanallah, beberapa hari yang lalu satpam di depan kantor tempat saya mangkal berprilaku aneh… mang pertama kali dia panggil saya agak aneh.
“ balik bos…?”
“iya mas pulang..”
Dia nyapa duluan ketika saya pulang sore. Satu hal yang saya salut adalah ketulusan dan keberanian dia untuk menyapa. Satpam luar bisa menurut saya. Meskipun ada yang sedikit mengganjal dalam fikiran. Dia pangil saya bos….
Dan satu hal lagi, dia tambah sapaan dia pada saya
“hati hati bos…, Assalamu’alaikum..”
Wah, saya malah menghentikan laju langkah saya. Saya jawab pelan.
“waailakum salam…”
Sungguh mulia akhlak satpam ini. Ucap salam, pada orang yang disapanya.
Akhirnya, bagus juga kayanya…
“Assalamu’alaikum bos…”
Friday, June 22, 2007
Gantungkan Cita-citamu Setinggi Langit #1
Penghormatan Islam kepada para pemilik semangat sangatlah besar. Mereka kelompok mulia dan terh
ormat. Ruh mereka terbang ke sudut-sudut yang tinggi. Mereka ada dalam tanggga-tangga abadi. Barangsiapa yang ingin ketinggian, semua yang memberatkan akan menjadi ringan. Nash-nash wahyu menyerumu. Bersegeralah jangan abai. Bersegeralah jangan berdiam. Umayyah bin Khalaf, ketika ia duduk bersama orang yang tidak berangkat, ia tahu dirinya merugi. Saat Bilal bin Rabah mendengarkan “Hayya ‘alal falah”, mari capai kemenangan, ia pun segera bangkit dan menjadi tokoh pengukir kemenangan.
Tuntutlah ketinggian selalu. Musa alaihissalam dahulu dikhususkan oelh Allah dengan Al-kalam. Musa alaihissalam berkata, “Rabbi arinii anzur ilaiik” Tuhanku, berikan kesempatan untuk melihat-Mu”. Kemuliaan tak datang tiba-tiba, tapi ia merupakan hasil jerih payah. Ketika Hud hud membawa
Rasulullah saw berdiri shalat hingga kakinya bengkak. Dimasukkannya batu di sela perutnya utnuk menahan lapar. Berdarah kakinya oleh lemparan batu. Terjun langsung ke berbagi peperangan. Abu bakar namanya diseur di pintu-pintu syurga, kare
na hatinya terikat dengan Tuhannya setiap detiknya. Perkatannya selalu untuk agamanya. Tidankannya selalu dalam rangka menebar hidayah. Kebenaran ditegakannya. Harta diinfakannya di jalan Allah. Ia berhijrah dan meninggalkan keluarganya. Umar bin Khatab mengenakan pakaian yang sobek. Ia berteriak sakit saat mengingat kematian. Lalu ia sangat hati-hati menjalankan agamanya. Ia berlaku adil, jujur dan begitu serius. Ia meminta Allah agar diberi rezeki mati syahid. Allah merezekikannya mati syahid, di masjid.
Wahai yang terbelenggu oleh nyanyian, keluarlah dari kerangkeng mimpi. Bersihkanlah debu kotoran dari tubuhmu. Tinggalkanlah yang menghalangimu. Semua yang menepuh perjalanan akan sampai pada tujuan. Apakah engkau lupa terhadap ayat-ayat Allah? Mengapa engkau tunda shalat? Apakah engkau buang usiamu dengan kesia-siaan? Lalu engkau ingin masuk surga?
Demi Allah, semut kenyang mendapatkan makan setelah ia serius mencari makanan. Singa akan berjuang keras, jatu bangun, untuk bisa menerkam mangsanya. Anak panah tidak akan pernah bisa mencapai sasarannya bila tetap didalm sarungnya. Pedang tidak bisa memotong apapun sampai ia menjadi lebih tajam dari pada pisau. Burung membangun tempat tinggalnya. Laba-laba begitu teliti membangun sarangnya. Kadal menggali lubang-lubang untuk bersembunyi. Rayap membangun rumahnya dengan menggerogoti kayu. Engkau mempunyai kesempatan, rasulullah saw bersabda, “Peliharalah apa yang berguna bagimu.” Itu karena yang bermanfaat itu akan meninggikanmu. “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah”. Karena kekuatan bisa berguna untuk membangunistana megah, dan meraih kemuliaan dan ketinggian.
Pemilik semangat akan berloma mendahului orang lain, mencapai ketinggian. “wassabiquunassaabiquun. Ulaaaikal muqarrabuun.” Dan orang-orang yang lebih dahulu, merekalah orang-orang yang dekat (kepada Allah). Karena mereka terlatih untuk melakukan kesalihan dan terbukti melakukan ketaatan. Matahari berputar. Bulan berjalan. Sedangkan engkau tidur tidak sadar. Engkau makan dan minum, bermain dan melakukan dosa.
Diposting dari majalah tarbawi edisi juni 2007
Thursday, June 21, 2007
Menulis
Sehari selembar karya
Seminggu sebuah buku
Sebulan sebuah bundel
Setahun seruang perpustakaan
….
Semangat menulis, sama dengan semangat untuk hidup. Menulis merupakan nafasnya hidup. Sahabat Umar pernah berkata, …hisablah dirimu sebelum kau dihisab… catat dan ingat-ingat semua apa yang pernah kita lakukan. Malaikat mencatat semua amal kita. Allah lah yang membuat dan mencipatkan Kitab2. nabi dan para sahabatnya dicatat peri kehidupannya dalam sirah dan hadist. Undang-undang dibukukan, bumi dipetakan, dan amalan kita nanti pun akan kita terima dalam bentuk catatan kitab…
Banyak penulis yang menjadi motivasi buat kita untuk juga semakin bersemangat untuk menulis. Dari mulai penulis yang kiri, tengah-tengah sampai penulis yang paling islami di kanan.
Contoh mba helvi tiana
Menulis untuk berdakwah, adalah tujuan yang mulia juga. Majalah tarbawi, majalah saksi, nulis artikel di republika, koran2 lain, subhanallah bisa juga dilakukan. Mengajak dan
menginformasikan berita dan ilmu kepada orang lain, pekerjaan yang mulia. Pekerjaan yang bisa disamakan dengan pekerjaan para nabi dan rasul
Menulis untuk cari uang juga bisa. Menulis bisa dapet royalti, dibayar karena kirim tulisan ke media, subhanallah. Tambah-tambah penghasilan lah…
Terakhir….
Ilmu itu ibarat burung
Ikatlah dengan tulisan mu .. (imam syafi’i)
Wednesday, June 20, 2007
Mba itu... (masih berlanjut...)
Mba itu datang lagi keesokan harinya. Dengan wajah yang optimis namun unik. Ya, dibilang unik karena lagi-lagi tidak seperti kebanyakan wajah kita yang menunjukkan wajah yang optimis. Bisa dibilang biasa-biasa saja, namun biasanya itu yang memang luar biasa… J
Ya ia mengingatkan saya tentang suatu prinsip keistiqomahan, dan keteguhan, juga ketenangan, serta kedamaian … allah dan rasulnya kembali menunjukkan kekuasaannya bahwa … Dialah Allah yang menurunkan ketenangan ke dada-dada
Subhanallah, ketenangan menumbuhkan optimisme, ketenangan menambahkan keyakinan kita akan keimanan kepada Allah dan rasulnya. Dan keoptimisan sikap serta keyakinan hati menumbuhkan semangat kerja yang subhanalllah.
Ini artikel tambahan tentang berkerja dengan hati dari milis tarbawi community
WORKING WITH YOUR HEART
(PEKERJAAN BERKUALITAS LAHIR DARI HATI)
pengetahuannya (head), ada pula yang mengandalkan
koneksinya. Namun semua itu tidak menjamin bahwa
mereka dapat menikmati pekerjaannya, sampai mereka
bekerja dengan hatinya (heart). Selain bisa menikmati
yang dikerjakan, bekerja dengan sepenuh hati
hasilnyapun akan maksimal.
Ketika kita bekerja dengan hati, kemauan kita akan
lebih kuat. Pikiran kita akan semakin tajam, sehingga
akan lebih produktif dibanding bekerja tanpa hati.
Dorongan hatilah yang menggerakkan pikiran, kemauan
dan tindakan kita. Bagaimana bekerja dengan hati ?
Mulailah dengan
1. Tetapkan tujuan dalam hati.
Banyak tujuan yang bisa kita temukan ketika bekerja,
mungkin untuk mendapatkan uang, pengalaman, posisi
atau gengsi dan beberapa tujuan lainnya. Namun dalam
persaingan bisnis yang ketat dan di tengah kesulitan
akibat berbagai krisis, mereka yang bekerja digerakkan
oleh tujuan-tujuan mulia yang lahir dari hati nurani,
seringkali bertahan dan meraih sukses.
2. Temukan kepuasan dalam hati.
Kepuasan finansial, kepuasan karir dan
kepuasan-kepuasan lain yang bersifat fisik, tidak ada
habisnya sehingga seringkali membuat orang lupa diri
dan terjebak dalam penyimpangan-penyimpangan bisnis
yang akhirnya menimbulkan persoalan besar. Pencarian
kepuasan batin atau hati akan menjaga seseorang
melakukan cara-cara yang benar dan aman dalam
berbisnis.
3. Bekerja dengan ketetapan hati yang teguh.
Halangan terbesar dalam bekerja adalah kondisi mental
hati kita. Kurang antusias, kalah sebelum berperang,
perasaan kurang mood dan berbagai kondisi mental yang
melemahkan lainnya akan menjadi penghalang kesuksesan
kita. Jika kita yakin terhadap motivasi hati kita yang
bersih dan yakin dengan tujuan-tujuan mulia dalam hati
kita, maka apapun halangannya akan dapat kita atasi
dengan ketetapan hati yang teguh.
4. Bangun team dengan kesehatian.
Tidak ada orang yang bisa sukses maksimal dengan
bekerja sendirian. Bekerjasama dengan team maka kita
dapat mencapai hasil lebih maksimal. Team yang kuat,
utuh solid dan kompak, hanya bisa diwujudkan melalui
kesehatian satu sama lain.
5. Bekerja dengan sepenuh hati.
Apapun yang dikerjakan dengan sepenuh hati,
keseriusan, fokus dan totalitas akan menghasilkan
kualitas prima. Kesuksesan selalu diraih oleh mereka
yang bekerja dengan segenap hatinya.
Oleh : Jakoep Ezra, MBA, CBA
Character Specialist
www.powercharacter.com
Masih berusaha disambung….
Monday, June 18, 2007
Mba itu...
Subhanallah…
Prolog…
Belajar tentang kedisiplinan kerja memang tidak cukup hanya membaca buku tapi lebih dari itu. Membaca memang suatu hal yang amat diperlukan, akan tetapi ada hal lain yang juga tidak kalah diperlukan selain membaca buku. Dan memang sangat benar bahwa membaca tidak hanya membaca buku, Allah perintahkan juga untuk membaca alam semeseta ini. Dan yakinlah bahwa allah memang sudah mengatur segala hal yang ada di dunia ini. Jika kita banyak baca, banyak melatih keimanan kita pada Nya, maka janji allah juga sangat lebih benar.
#1 Emang Allah keren…
Namanya sebut saja ipah. Ia allah ciptakan menjadi gadis yang sederhana. Klo boleh ikut ikutan
Ipah seorang wanita introvert, pendiam dan seorang yang irit kata. Ga banyak kata-kata yang keluar dari mulutnya. Mulutnya hanya mengeluarkan senyum, salam dan hanya sapaan, tidak pernah ada kata-kata panjang yang pernah terurai dari mulutnya. Hanya beberapa kali ku saksikan ia bisa mengobrol dengan lama, itupun hanya kebeberapa teman dekatnya.
Ipah, bekerja pada sebuah instansi di
Ditengah banyak
Coba betapa ga kereen, Allah merancang sebuah rezeki yang diberikan pada ipah tanpa ribet-ribet. Ketika orang lain harus berusaha menggenjot
… dialah Allah yang menyempitkan dan meluaskan rezeki….
Bacalah dengan nama tuhanmu yang menciptakan…
Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah
Masih berlanjut….
kekuatan doa
dikutip dari majalah Tarbawi edisi "menata kembali cara kita meminta kepada Allah"
........
Yahya Al Bakka’ mengisahkan pengalamannya meminta dan berdo’a kepada Allah swt. Katanya, suatu malam ia bermimpi berdialog dengan Tuhan. Dalam mimpinya ia berkata, ‘Wahai Tuhanku, emngapa aku berdo’a kepada-Mu namun tak kunjung Engkau
Ibnu rajab mengisahkan pula, bahwa seorang pemuda pernah kehabisan bekal bekal sewaktu berada di Makkah. Kelaparan pun menimpanya hingga hampir merenggut nyawanya. Ketika sedang berjalan disekitar Makkah, dia menemukan seuntai kalung mahal. Kalung tersebut ia masukkandalam saku dan segera melangkah ke masjid.
Beberapa langkah berjalan, ia berjumpa dengan seorang laki-laki yang sedang mencari kalungnya yang hilang. Ternyata kalung itu adalah milik si lelaki. Pemuda tersebut lantas menyerahkan kalung yang baru saja ia temukan kepada laki-laki pemiliknya sambil berlalu.
Suatu ketika, dalam sebuah perjalanannya dilaut dengan menaiki perahu kecil, si pemuda tenggelam karena terpaan ombak yang begitu keras. Ia pun terdampar di sebuah pantai yang belum pernah dikenalnya. Disana ia menemukan sebuah masjid yang dipenuhi dengan
Suatu hari, mereka menawari pemuda tersebut untuk menikahi seorang gadis yang telah ditinggal ayahnya yang tergolong
Dari kisah ini, kita hendaknya mengambil pelajaran bhwa jaawban Allah yang tertunda bisa jadi karena Dia ingin berlama-lama
jangan pernah kau lalaikan diri ini dari mengingat Mu
mudahkan jalan-jalannya
sampaikan pada jalan dan tempat Mu yang mulia
aamiin...
Thursday, May 31, 2007
Keutamaan membaca Qur’an
Keutamaan Al-Qur’an yang terbesar bahwa ia merupakan kalam Allah SWT. Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan dengan penuh berkah. Al-Qur’an memberikan petunjuk manusia kepada jalan yang lurus. Tidak ada keburukan di dalamnya, oleh karena itu sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori).
Rasulullah SAW selalu membaca Al-Qur’an. Beliau juga suka mendengarkan bacaan dari sahabatnya, khususnya sahabat Ibnu Mas’ud. Beliau berlinang air matanya bila membaca dan mendengarkan bacaan Al-Qur’an, seperti yang dikisahkan dalam sebuah hadist dari Ibnu Mas’ud: Suatu ketika Rasulullah SAW meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah saya membacakan untukmu, padahal Al-Qur’an diturunkan kepadamu?”. Dijawab nabi SAW: “Saya ingin mendengar dari orang lain”. Ibnu Mas’ud berkata, ”Maka saya bacakan surat An Nisa hingga sampai pada ayat “Fa kaifa idzaa ji’na min kulli ummatin bisyahidin waji’na bika ’ala ha’ula’i syahiida” (Bagaimanakah jika Kami telah mendatangkan untuk setiap ummat saksinya dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas semua ummat itu). Nabi bersabda, “Cukuplah sampai di sini”. Saya menoleh melihat nabi SAW sedang bercucuran air mata.“ {HR. Bukhori dan Muslim}.
Sahabat Rasulullah SAW juga selalu membaca Al-Qur’an. Ketika mereka menemukan ayat yang berkaitan dengan azab Allah, mereka membacanya berulang-ulang hingga berlinang air mata. Abu Bakar RA, jika beliau menjadi imam ketika sholat, maka akan terdengar isakan tangis beliau. Suatu ketika seorang sahabat ingin ke pasar mendapati Asma binti Abu Bakar membaca salah satu ayat diulang-ulang sambil menangis. Ketika sahabat tersebut kembali dari pasar, ia masih membaca ayat yang sama sambil menangis. Itulah sikap Rasulullah SAW dan para sahabatnya ketika membaca Al-Qur’an. Kita sebagai ummat dan sebagai generasi penerusnya berusaha untuk bersikap seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya ketika membaca Al-Qur’an.
Banyak keutamaan yang telah diraih oleh Rasulullah SAW dan sahabatnya disebabkan mereka banyak membaca dan merenungkan isi kandungan Al-Qur’an. Bahkan diantara sahabat Rasulullah SAW ada yang menyaksikan dan merasakannya secara langsung. Diantara keutamaan membaca Al-Qur’an, yaitu:
1. Akan mendapat rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai 2 ahli diantara manusia”. Sahabat bertanya, ”Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Ahli Al-Qur’an adalah ahli Allah, dan orang-Nya khusus.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)
Dalam hadist yang lain, Rasulullah SAW bersabda: Dikatakan kepada orang yang berteman dengan Al-Qur’an, “Bacalah dan bacalah sekali lagi serta bacalah dengan tartil, seperti yang dilakukan di dunia, karena manzilah-mu terletak di akhir ayat yang engkau baca. “ (HR Tirmidzi)
2. Al-Qur’an akan menjadi penolong di hari kiamat
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Al-Qur’an bertemu pembacanya pada hari kiamat saat kuburannya dikuak, dalam rupa seorang laki-laki yang pucat. Dia (Al-Qur’a) bertanya, “apakah engkau mengenalku? Dia menjawab, “aku tidak mengenalmu!”. Al-Qur’an berkata, “Aku adalah temanmu, Al-Qur’an, yang membuatmu kehausan pada siang hari yang panas dan membuatmu terjaga pada malam hari. Sesungguhnya pedagang itu mengharapkan hasil dagangannya, dan sesungguhnya pada hari ini aku adalah milikmu dari hasil seluruh perdaganganmu, lalu dia memberikan hak milik orang itu Al-Qur’an dengan tangan kanan dan memberikan keabadian dengan tangan kirinya, lalu di atas kepalanya disematkan mahkota yang berwibawa, sedangkan Al-Qur’an mengenakan 2 pakaian yang tidak kuat disangga oleh dunia. Kedua pakaian ini bertanya, “Karena apa kami engkau kenakan?”. Ada yang menjawab: “Karena peranan Al-Qur’an. Kemudian dikatakan kepada orang itu,”Bacalah sambil naik ketingkatan-tingkatan syurga dan biliknya, maka dia naik sesuai dengan apa yang dibacanya, baik baca dengan cepat, maupun dengan tartil.” (HR Ahmad).
Dari Abu Umamah ra, Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat, sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya.” (HR Muslim).
Dari An Nawas bin Sam’an, Rasulullah SAW bersabda, ”Pada hari kiamat akan didatangkan Al-Qur’an dan orang-orang yang mempraktekan di dunia, didahului oleh surah Al Baqarah dan Ali Imran yang akan membela dan mempertahankan orang-orang yang mentaatinya.” (HR. Muslim)
3. Setiap huruf akan mendapat 10 ~ 700 pahala
Dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah bersabda, ” Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka akan mendapat hasanat dan tiap hasanat mempunyai pahala berlipat 10 kali. Saya tidak berkata Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dn Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)
4. Akan mendapat doa dari para malaikat
Dari Aisyah ra, Raslullah SAW bersabda, ”Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an akan berkumpul para malaikat yang mulia-mulia lagi taat. Sedang siapa orang yang megap-megap dan berat jika membaca Al-Qur’an, mendapat pahala 2 kali lipat.” (HR Bukhori, Muslim)
5. Akan mendapat ketenangan
Dari Al Barra bin Azib RA, “ Ada seorang membaca surat Al Kahfi sedang tidak jauh dari tempatnya, ada kuda yang terikat dengan tali kanan kiri, tiba-tiba orang itu diliputi oleh cahaya yang selalu mendekat kepadanya, sedang kuda itu lari ketakutan. Dan pada pagi hari ia datang memberi tahu kejadian itu kepada nabi SAW, maka bersabda nabi SAW, ”Itulah ketenangan (rahmat) yang telah turun untuk bacaan Al-Qur’an itu.” (HR Bukhori dan Muslim).
Wallahu’alam

