Wednesday, June 24, 2009

Allahumma bariklana fiirajaba wasya'baan, waballighna ramadhan..

Ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan sya'ban, serta sampaikanlah kami hingga bulan ramadhan

aamiin

Monday, June 15, 2009

Katanya, ruh itu dialam sebelum penciptaan dulu di kumpulkan dalam barisan-barisan. kemudian Allah ciptakan dan takdirkan untuk berkumpul terutama pada mereka yang benar-benar beriman, berjamaah dan berkumpul bersama dalam kebaikan di dunia ini.

Dan ternyata ruh itu juga yang nantinya yang akan dikumpulkan kembali dalam barisan di syurga di kehidupan setelah hari akhir nanti

Wednesday, May 20, 2009

Allah berikan pelajaran kepada manusia melalui apa saja. Kehendak Allah bisa dicurahkan melalui apa saja. Bahkan tanpa pernah kita sadari bahwa sebenarnya Allah sedang memberikan peringatannya untuk kita.

Beruntung orang yang bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang dilalui.

Tuesday, February 17, 2009

Sabar sesabarsabarnya sabar...

Thursday, January 15, 2009

Kretaku Tak Berhenti lama...

Kereta mogok, ternyata tidak menjadi halangan bagi para penumpang. Kereta yang terlambat bukan alasan bagi penumpang yang setia menggunakan kereta api.

Belum ada si yang mengukur tingkat kesetiaan dan loyalitas pengguna kereta...
Tapi setidaknya itu yang selalu terjadi dan saya lakukan ketika menggunakan kereta.

Wednesday, January 14, 2009

Save Palestina

Tidak boleh ada manusia yang mati sia-sia, tidak diijinkan dimanapun ada orang yang memaksakan kehendaknya apalagi dengan kekerasan. Tidak dibenarkan perampasan dan pembatasan hak untuk hidup dibelahan bumi manapun.

Dibumi palestina, tempat lahirnya para nabi dan tempat bersejarah umat islam dan umat seluruh dunia ketimpangan sedang terjadi. Manusia dibunuh dengan tanpa alasan yang jelas. jumlahnya ratusan bahkan hampir mencapai ribuan jiwa yang mati sia-sia. Di bumi palestina sana Bangsa penjajah yang bernama israel telah memaksakan kehendaknya untuk mengambil alih wilayah kekuasaan dengan cara memaksa dan penuh dengan kekerasan. Tanah kelahiran asli para warga palestina di rampas dan semua jalur bantuan serta kemanusiaan di batasi dengan amat sangat ketat.

Palestina, Kemanusiaan, Penjajahan tidak akan pernah selesai sepertinya. Berbagai macam perundingan berujung dengan kegagalan, berbagai macam diskusi dan kesepahaman yang dihasilkan tidak lama kemudian dihianati dan dicampakkan. Permusuhan bangsa akibat agama, dipicu oleh keserakahan dan nafsu yang besar untuk menguasai wilayah demi kekayaan diri.

Palestina dan Israel bukti nyata betapa kebenaran dan kebatilan selalu berseteru. Kedzaliman kebatilan yang meraja lela belum bisa diredam oleh kebaikan yang benar..

Thursday, January 8, 2009

doa semangat...

"Allahumma inni asaluka minal hammi wal hazan, wa audzu bika minal azzi walkasal, wa audzubika minal jubni wal bukhli, wa audzu bika min gholabatid daini wa qohrir rijaal..."

"Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dan dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan orang..."

Monday, January 5, 2009

Bahaya Menumpuk Harta

Oleh Amir Faishol Fath '
'Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: ''Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.'' (QS At Taubah [9]; 34-35)

Harta yang Allah sediakan itu untuk semua mahluk-Nya, bukan untuk sebagian orang. Terjadinya kaya-miskin dalam hidup manusia itu sunnatullah yang tidak bisa dihindari. Karenanya Allah SWT, mengajarkan dalam Al Qur'an keharusan saling membantu. Allah sangat benci kepada orang-orang yang kikir dan gemar menumpuk harta. Ayat di atas adalah bukti nyata kebencian Allah kepada mereka yang suka menyimpan harta tanpa memperhatikan hak-hak orang miskin.

Dalam firmannya Allah menjelaskan, ''Bahwa manusia tidak akan pernah mencapai titik stabil dalam meraih kebahagiaan jika tidak melakukan banyak hal, di antaranya ia menyadari bahwa dalam hartanya ada hak-hak orang miskin.'' (QS Al Ma'arij [70]:19-25).

Rasulullah SAW. dalam banyak hadisnya menggambarkan betapa mengerikan akibat yang kelak akan dihadapi oleh mereka yang suka menumpuk harta tanpa memberikan hak-hak fakir miskin sesuai dengan ketentuan agama.

Abu Hurairah meriwayatkan hadits yang sangat panjang sebagian teksnya sebagai berikut: ''Tiada seorangpun yang menyimpan harta dan tidak mau mengeluarkan zakatnya melainkan akan dipanaskan harta itu di neraka Jahanam sampai menjadi kepingan logam lalu disetrikakan ke kedua pinggang dan keningnya. Begitu seterusnya (selama berada di padang Mahsyar) di mana satu hari sama dengan lima puluh ribu tahun, sampai tiba saatnya Allah mengadilinya. Setelah itu baru ditentukan nasibnya apakah ia masuk surga atau masuk neraka...''.

Masih termasuk kandungan hadits tersebut, diterangkan di dalamnya bahwa jika seseorang di dunia suka menyimpan unta, tanpa membayarkan zakatnya, kelak ia akan ditelentangkan di sebuah lapangan yang luas, lalu unta-unta itu dihalau untuk menginjak-injak tubuhnya, sampai tiba saatnya Allah mengadilinya lalu ditentukan apakah ia masuk surga atau neraka.

Dalam hadits yang lain Nabi SAW. menceritakan bahwa harta yang disimpan itu kelak di hari Kiamat akan menjelma menjadi seekor ular botak, di atas kedua matanya ada warna hitam (menunjukkan bahwa ular tersebut banyak mengandung racun). Lalu ular tersebut melilit di tubuh pemiliknya, dan siap menerkamnya, sambil berkata: aku hartamu yang kau simpan di dunia.(-)

republika.co.id

Monday, December 22, 2008

Kado buat ibu...

Kado Hari Ibu? Alhamdulillah...weih kesampain juga menuruti keinginan ibu untuk menjadi PNS.

Alhamdulillah,
kado hari bapa? ...


baca juga : 8 kebohongan Ibu

Monday, December 15, 2008

Pegawai Negeri...

Ternyata menjadi PNS itu susah. Seleksinya susah dan kerjanya pun susah, bahkan untuk keluar dari PNS pun susahnya minta ampun.

Tes yang digelar untuk menjaring lulusan pendidikan untuk memasuki departemen atau instansi pemerintahan mengharuskan pesertanya untuk berjibaku mendapatkannnya. Mengurus berkas, daftar dengan mengantri, ke warnet, pulang ke daerah dengan ongkos yang tidak sedikit, atau mengorbankan waktu yang sebenarnya sudah dijadwalkan dalam aktivitas sebelumnya.

Subhanallah, mendaftar membutuhkan perjuangan yang besar juga. Bagi yang benar-benar diniatkan untuk berusaha dan ikhlas karena Allah, yang maha menilai usaha kita, dan dengan cara-cara yang benar juga tentunya, semoga pengorbanannya tidak disia-siakan dan, yakin lah Allah maha mengetahui harus di balas dengan apa, yang tentunya jauh lebih baik.

Seleksi CPNS, menjadi seleksi kemampuan dan bukti hasil belajar pelamarnya di bidang pendidikannya dahulu. Orang yang masuk ke dalamnya, benar-benar orang yang sudah tersaring dari pendidikan yang memang benar-benar ia kuasai. IPK, jadi salah satu parameternya. IPK yang pas-pasan, nilai yang mencerminkan kesungguhan kita dalam belajar dahulu menjadi penyaring awal di tes CPNS. Selamat bagi mereka yang bisa lulus dengan IPK yang baik dan memang benar-benar wawasan keilmuannya mumpuni.

Kemampuan bertindak, bersikap dengan dewasa dalam bekerja, berfikir dan berkemauan menjadi modal berikutnya. Betapa departemen, instansi pemerintahan yang menjadi impian bagi bangsa ini adalah departemen yang segar, departemen dan instansi yang banyak melahirkan karya dan ide besar bagi kemajuan bangsa ini. Dan Departemen, instansi pemerintahan yang segar serta kaya ide ini tidak lain mesti diisi oleh orang-orang yang berpandangan kedepan dan bisa dengan baik bertindak dalam kesehariaannya.

PNS menjadi tantangan juga dalam bekerja. Pegawai tidak lain seorang yang dituntut untuk bisa berbuat bagi majikannya. Pegawai tidak lain adalah orang yang harusnya menjadi pendukung utama bagi kelangsungan kehidupan perusahaan tempat pegawai itu sendiri. Karena tantangan, target bekerja, tuntutan masyarakat penilai dan penikmat kerja tersebut selalu mengawasi bagaimana kerja dan tidakan pegawai itu sendiri. Terlebih masyarakat dan Pegawai negeri sipil. Negeri yang besar ini harus di dukung oleh pegawai-pegawai yang mampu bekerja keras demi kemajuan departemen dan negaranya itu sendiri.

Bekerja untuk belajar, bekerja menangani masalah untuk kemajuan peningkatan diri. Beraktivitas dan berinteraksi dilingkungan kerja untuk kemajuan diri dan lingkungannya.

PNS keluarnya susah? Bagi yang benar-benar bercita-cita menghidupi dan menggantungkan sepenuhnya kehidupan tidak pada Allah yang maha pemberi rizki, meninggalkan PNS memang berat. Untuk yang mencoba berwirausaha, atau yang akan menghadapi masa pensiun, keluar PNS menjadi fikiran yang berat.

PNS, seleksinya, dan Negara ini masih terus berjalan menuju perbaikan, seperti baik dan besarnya harapan kebaikan yang memang akan terus menang saat ini dan diesok nanti...

catatan seorang sarjana yang masih punya harapan...