krisis jadi pelajaran, betapa mengambil resiko itu harus di perhitungkan.
krisis di amerika jadi pelajaran, betapa mengambil semua barang untuk kepentingan kesenangan semata tanpa melihat kemampuan kita akan berakibat fatal.
memang betapa sulit menimbang-nimbang diri seberapa besar kemampuan kita untuk melakukan usaha. seberapa besar kita bisa menanggung resiko ketika kita hendak berbuat sesuatu. Terkadang kita berbuat menghasilkan sesuatu yang jelek karena kekurangan kekuatan kita, seperti pada penyebab krisis sekarang.
Terkadang juga kita menyimpan atau merasakan banyak waktu dan harta yang lama tidak kita gunakan dan menganggur karena kita hanya berani atau sedikit saja melakukan sesuatu.
ihdinasshiratal mustawiiim
wallahu'alam...
Monday, October 13, 2008
Sunday, October 12, 2008
Musyarakah
koalisi ... !!! bermusyarakah dilakukan demi lancarnya aktivitas. Dukungan dari berbagai pihak untuk memuluskan usaha kita sering kita lakukan. Kesosialan manusia, dan fitrahnya manusia untuk selalu bersama dengan manusia lain dan saling membutuhkan membuat musyarakah suatu kemungkinan.
Musyarakah tetap untuk ibadah.
Batasan, pemilihan orang dengan tepat, maknai persahabatan dan kerjasama dengan benar-benar membuat musyarakah yang kita lakukan menjadi lebih optimal. Betapa kebersamaan dengan orang yang berseberangan dengan kita menjadi kenyataan menjadi kesempatan untuk kita untuk bisa lebih dekat mengenal orang tersebut dan bisa jadi suatu saat kita benar-benar bisa menjadikannya teman yang baik.
... ''boleh jadi suatu yang buruk itu baik untuk mu.... (Al-Quran)
wallahu'alam.
Musyarakah tetap untuk ibadah.
Batasan, pemilihan orang dengan tepat, maknai persahabatan dan kerjasama dengan benar-benar membuat musyarakah yang kita lakukan menjadi lebih optimal. Betapa kebersamaan dengan orang yang berseberangan dengan kita menjadi kenyataan menjadi kesempatan untuk kita untuk bisa lebih dekat mengenal orang tersebut dan bisa jadi suatu saat kita benar-benar bisa menjadikannya teman yang baik.
... ''boleh jadi suatu yang buruk itu baik untuk mu.... (Al-Quran)
wallahu'alam.
Wednesday, October 8, 2008
Mulai Dari Nol Lagi Ya...
Taqabalallahu minna waminkum...
Mohon maaf lahir dan batin....
Mulai dari Nol Lagi ya??
Mohon maaf lahir dan batin....
Mulai dari Nol Lagi ya??
Tuesday, September 23, 2008
Muraqabatullah (2)
Sayyidina Ummar ibn Khattab pernah berjalan ke sebuah bukit di makkah dekat tempat tinggalnya. Dahsyat, bukit itu terlihat sebagian besar putih bersih tertutup oleh ribuan domba milik salah seorang penduduk mekkah waktu itu. Dan subhanallah lebih dahsyat lagi, terlihat seorang anak kecil sekitar 10 tahunan yang ternyata menggembala ribuan domba.
Sang Khalifah tertarik memiliki salah satu domba yang banyak tadi. Dan ia berfikir akan sangat mudah mendapatkan domba yang bagus-bagus itu kalau hanya harus menghadapi penggembala yang masih anak-anak tadi.
"...satu saja nak, tidak banyak. Majikan mu tidak akan tahu kalau dombanya hanya hilang satu saja. Dan akan ku bayar lebih mahal... " pinta sang khalifah
Apa dikira ternyata sang Khalifah harus begitu lama dan alot untuk meminta domba yang diinginkan.
Sang anak terakhir kali berucap
"majikan saya mungkin tidak tahu tuan, dan domba banyak ini tidak akan banyak berkurang tapi tuan, dimana kah Allah... ?"
Ummar ibn khattab tertegun dan langsung terharu mendengar ucapan anak itu. Subhanallah betapa hebatnya keteguhan dan keyakinan anak kecil tadi.
..."sesungguhnya Allah ada dimanapun kamu berada..." (Al-Qur'an)
Sang Khalifah tertarik memiliki salah satu domba yang banyak tadi. Dan ia berfikir akan sangat mudah mendapatkan domba yang bagus-bagus itu kalau hanya harus menghadapi penggembala yang masih anak-anak tadi.
"...satu saja nak, tidak banyak. Majikan mu tidak akan tahu kalau dombanya hanya hilang satu saja. Dan akan ku bayar lebih mahal... " pinta sang khalifah
Apa dikira ternyata sang Khalifah harus begitu lama dan alot untuk meminta domba yang diinginkan.
Sang anak terakhir kali berucap
"majikan saya mungkin tidak tahu tuan, dan domba banyak ini tidak akan banyak berkurang tapi tuan, dimana kah Allah... ?"
Ummar ibn khattab tertegun dan langsung terharu mendengar ucapan anak itu. Subhanallah betapa hebatnya keteguhan dan keyakinan anak kecil tadi.
..."sesungguhnya Allah ada dimanapun kamu berada..." (Al-Qur'an)
Muraqabatullah
..."Sesungguhnya Allah bersama kita dimanapun kita berada..,( Al-Qur'an)"
Kisah tentang seorang guru beserta beberapa orang muridnya. Guru tersebut seperti biasa kerap memberikan tugas untuk menguji para muridnya. Ia memberikan seekor burung kepada masing-masing muridnya.
...Murid-muridku, sembelihlah burung yang telah ku berikan di mana saja, ditempat dimana tidak ada seorangpun yang melihat kalian melakukannya... " pesan sang guru
Pergilah semua murid ke tempat fikiran dan usahanya masing-masing. Tersembunyi, sepi dan tidak ada yang dapat melihat ketika si burung di sembelih. Ada yang di balik gunung, di dalam goa, di jurang di bungker, diatas pohon, di dalam kandang... murid-murid itu berusaha maksimal
Beberapa hari datang kembali mereka bertemu dan berkumpul dengan sang guru. Satu persatu sang murid bercerita dan mengaku tempatnya hampir tak bisa dilihat oleh siapapun, si burung sudah mati tersembelih dengan rahasia.
Tiba giliran seorang murid yang istimewa, yang jadi pusat perhatian murid yang lain terlebih sang guru. Burung yang kemarin diberikan masih hidup dan si murid cukup berfikir keras ketika itu.
"Guru, saya bingung, setiap kali tempat yang saya dapatkan sangat sepi, tersembunyi dan aman, selalu ku rasakan Bahwa Allah pasti melihat..., maka ku biarkan burung itu hidup.." jawab murid tersebut.
Sang Guru mengelus kepala murid tersebut dan berkata
..."selalu bersama Allah... kau sudah memperaktekannya muridku...
Muraqabatullah, selalu merasa bersama dengan Allah dimana dan kapanpun"
Kisah tentang seorang guru beserta beberapa orang muridnya. Guru tersebut seperti biasa kerap memberikan tugas untuk menguji para muridnya. Ia memberikan seekor burung kepada masing-masing muridnya.
...Murid-muridku, sembelihlah burung yang telah ku berikan di mana saja, ditempat dimana tidak ada seorangpun yang melihat kalian melakukannya... " pesan sang guru
Pergilah semua murid ke tempat fikiran dan usahanya masing-masing. Tersembunyi, sepi dan tidak ada yang dapat melihat ketika si burung di sembelih. Ada yang di balik gunung, di dalam goa, di jurang di bungker, diatas pohon, di dalam kandang... murid-murid itu berusaha maksimal
Beberapa hari datang kembali mereka bertemu dan berkumpul dengan sang guru. Satu persatu sang murid bercerita dan mengaku tempatnya hampir tak bisa dilihat oleh siapapun, si burung sudah mati tersembelih dengan rahasia.
Tiba giliran seorang murid yang istimewa, yang jadi pusat perhatian murid yang lain terlebih sang guru. Burung yang kemarin diberikan masih hidup dan si murid cukup berfikir keras ketika itu.
"Guru, saya bingung, setiap kali tempat yang saya dapatkan sangat sepi, tersembunyi dan aman, selalu ku rasakan Bahwa Allah pasti melihat..., maka ku biarkan burung itu hidup.." jawab murid tersebut.
Sang Guru mengelus kepala murid tersebut dan berkata
..."selalu bersama Allah... kau sudah memperaktekannya muridku...
Muraqabatullah, selalu merasa bersama dengan Allah dimana dan kapanpun"
Thursday, September 18, 2008
Wednesday, September 17, 2008
Kretaku Tak Berhenti lama...
Puasa di kereta
buka puasa di kereta? dahsyat kaya lagi buka puasa bersama. bayangkan beberapa atau bahkan banyak orang dengan tujuan yang sama, berpuasa bersama kemudian secara bersama pula mendengar suara adzan, dah akhirnya buka puasa bersama juga.
Sore kemarin kereta itu lampunya gelap, tepat di gerbong pertama kereta ke bogor. Subhanallah, jadi selalu teringat pesan untuk usahakan mencintai waktu-waktu menunggu sholat, waktu menjemput shalat, karena pahalanya sama dengan shalat itu sendiri. Kereta memang tidak pernah mengenal berhenti lama, jadi begitu amat susahnya dapat mendengar suara adzan, mengetahui waktu sholat dan bisa khusu berdoa ketika berbuka atau mendengarkan adzan. Jadinya buka puasa sore kemarin menduga-duga ini dah adzan ato belum.
Alhamdulillah, kenikmatan berbuka puasa memang tidak bisa digantikan dengan apapun. Segelas air minum mineral lebih dari cukup menghilangkan dahaga ini. Berbuka, melihat orang merasakan nikmat, ikut merasakan kebersamaan berbagi jadi pengalaman baru berbuka dan berpuasa di kereta.
Tukang akua, group-group, angin sore yang menyejukkan..., suara adzan yang tidak segera dipenuhi..
***
buka puasa di kereta? dahsyat kaya lagi buka puasa bersama. bayangkan beberapa atau bahkan banyak orang dengan tujuan yang sama, berpuasa bersama kemudian secara bersama pula mendengar suara adzan, dah akhirnya buka puasa bersama juga.
Sore kemarin kereta itu lampunya gelap, tepat di gerbong pertama kereta ke bogor. Subhanallah, jadi selalu teringat pesan untuk usahakan mencintai waktu-waktu menunggu sholat, waktu menjemput shalat, karena pahalanya sama dengan shalat itu sendiri. Kereta memang tidak pernah mengenal berhenti lama, jadi begitu amat susahnya dapat mendengar suara adzan, mengetahui waktu sholat dan bisa khusu berdoa ketika berbuka atau mendengarkan adzan. Jadinya buka puasa sore kemarin menduga-duga ini dah adzan ato belum.
Alhamdulillah, kenikmatan berbuka puasa memang tidak bisa digantikan dengan apapun. Segelas air minum mineral lebih dari cukup menghilangkan dahaga ini. Berbuka, melihat orang merasakan nikmat, ikut merasakan kebersamaan berbagi jadi pengalaman baru berbuka dan berpuasa di kereta.
Tukang akua, group-group, angin sore yang menyejukkan..., suara adzan yang tidak segera dipenuhi..
***
Tuesday, September 16, 2008
Sahur kita
subhanallah ramadhan melatih kita untuk bisa bangun di pagi hari. Makan sahur dipagi hari memberikan banyak berkah buat kita. Pahala sunnah dijanjikan bagi siapa saja yang melaksanakan sahur untuk persiapan puasa disiang harinya.
Perbanyak beristighfar dikala sahur. ketawa yang terlalu berlebihan sehat juga, tapi sayang sekali seandainya waktu sahur, diterakhir malam dilewatkan begitu saja
... kurang lebih sampai lima puluh ayat ... (hadist rasul)
***
Monday, September 15, 2008
Manajemen Keuangan Islami
Manajemen Keuangan Islami
Bahwa prioritas pertama kali yang harus dikeluarkan dari rizqi kita adalah zakat, infak atau shadaqah. baru kemudian membayar hutang, terus menabung dan terakhir adalah belanja rutin kita.
(Ust. Sugeng)
Subhanallah, materi keuangan jadi materi menarik bagi saya. tidak banyak uang yang saya dapatkan dan miliki, sedikit tapi berkah mudah-mudahan... :) Terkadang memang mengalami kebingunan ketika bagai mana harusnya mengeluarkan pos keuangan yang saya miliki.
hampir lebih 1/3 saya berikan awal untuk berinfaq. dan ijtihad saya dalam berinfak ini saya berikan telebih dahulu kepada keluarga. ibu, bapak dan saudara yang lain. karena memang
..."waatul maala alla hubbihi, dawil kurba, walyataama, walmasaakiin...
Dan sampaikanlah hartamu kepada para keluarga, kerabat, anak yatim dan orang-orang miskin
(Qur'an)
berikutnya bayar hutang, berinvestasi atau menabung. tidak banyak yang saya keluarkan untuk pos ini. menabung saya dalam bentuk buku, beli majalah, beli CD, dan untuk kepentingan belajar. Investasi dan memenuhi hutang piutang teman atau rekanan untuk berivestasi tidak banyak juga saya berikan. Sekitar 1/3 lebih sedikit saya keluarkan untuk menabung dan berinvestasi ini.
Dan belanja 1/3 terakhir atau kurang saya keluarkan untuk konsumsi pribadi. trasnport, makanan dan sebagainya.
Mudah2n berkah... dan banyak juga... aamiinn
Bahwa prioritas pertama kali yang harus dikeluarkan dari rizqi kita adalah zakat, infak atau shadaqah. baru kemudian membayar hutang, terus menabung dan terakhir adalah belanja rutin kita.
(Ust. Sugeng)
Subhanallah, materi keuangan jadi materi menarik bagi saya. tidak banyak uang yang saya dapatkan dan miliki, sedikit tapi berkah mudah-mudahan... :) Terkadang memang mengalami kebingunan ketika bagai mana harusnya mengeluarkan pos keuangan yang saya miliki.
hampir lebih 1/3 saya berikan awal untuk berinfaq. dan ijtihad saya dalam berinfak ini saya berikan telebih dahulu kepada keluarga. ibu, bapak dan saudara yang lain. karena memang
..."waatul maala alla hubbihi, dawil kurba, walyataama, walmasaakiin...
Dan sampaikanlah hartamu kepada para keluarga, kerabat, anak yatim dan orang-orang miskin
(Qur'an)
berikutnya bayar hutang, berinvestasi atau menabung. tidak banyak yang saya keluarkan untuk pos ini. menabung saya dalam bentuk buku, beli majalah, beli CD, dan untuk kepentingan belajar. Investasi dan memenuhi hutang piutang teman atau rekanan untuk berivestasi tidak banyak juga saya berikan. Sekitar 1/3 lebih sedikit saya keluarkan untuk menabung dan berinvestasi ini.
Dan belanja 1/3 terakhir atau kurang saya keluarkan untuk konsumsi pribadi. trasnport, makanan dan sebagainya.
Mudah2n berkah... dan banyak juga... aamiinn
Saturday, September 13, 2008
Kretaku Tak berhenti lama (... edtion)
Group
...gua dulu perna punya group, janjian berangkat bareng, pulang bareng juga...
sudah hampir satu setengah tahun saya naik kereta belum satupun grup yang saya punya. bukannya ga pengen punya group kereta, enak rasanya punya teman duduk, trus bisa salng bercerita, baerbagi makanan, tempat duduk bahkan bisnis pun bisa terbagi.
sudah skitar satu setangah tahun itu juga saya hampir selalu berdiri di kereta. bukannya ga sadar bahwa berdiri itu memberi kesempatan orang untuk duduk, berbagi beramal, memberi kesempatan untuk orang yang lebih lemah. klo kata seseorang yang saya kagumi, pahala kita ngalir terus klo kita memberikan kesempatan kepada orang yang memang itu juga hak kita. wallahu'alam.
Tapi pernah saya mendapatkan duduk dari group yang beberapa kali saya kenal. pernah saya mendapatkan beberapa informasi bisnis dari sebuah group dikereta, frenchise burger gitu... Sering saya melihat semangat dan senyum para anggota group yang saya tebak semuanya adalah para pekerja keras. Sering saya mendapatkan banyak inspirasi dari mereka tentang bagai mana semangat untuk tetap hidup bekerja dengan bersemangat, meskipun kelelahan dan kemalasan selalu mengiringi.
Semangat para pekerja yang subhanallah demi menghidupi kebutuhan keluarganya, tetap dilakukan meskipun harus berjalan menempuh jarak jauh dari bogor menuju jakarta. Dan bogornya pun bukan sembarang bogor, bahkan sampai di bogor ujung kabupaten, yang harus ditempuh selama satu atau dua jam sebelum subuh menuju kota bogor.
Dan group atau jamaah itu yang membuat mereka selalu bersemangat juga dalam berjalan ke tempat bekerja. Bersama sama menikmati perjalanan ke tempat kerja, meskipun ditempat kerjanya nanti mereka akan mendapatkan banyak beban pekerjaan. Bersama-sama berbagi, menebar senyum, informasi dan berita.
subhanallah...
...gua dulu perna punya group, janjian berangkat bareng, pulang bareng juga...
sudah hampir satu setengah tahun saya naik kereta belum satupun grup yang saya punya. bukannya ga pengen punya group kereta, enak rasanya punya teman duduk, trus bisa salng bercerita, baerbagi makanan, tempat duduk bahkan bisnis pun bisa terbagi.
sudah skitar satu setangah tahun itu juga saya hampir selalu berdiri di kereta. bukannya ga sadar bahwa berdiri itu memberi kesempatan orang untuk duduk, berbagi beramal, memberi kesempatan untuk orang yang lebih lemah. klo kata seseorang yang saya kagumi, pahala kita ngalir terus klo kita memberikan kesempatan kepada orang yang memang itu juga hak kita. wallahu'alam.
Tapi pernah saya mendapatkan duduk dari group yang beberapa kali saya kenal. pernah saya mendapatkan beberapa informasi bisnis dari sebuah group dikereta, frenchise burger gitu... Sering saya melihat semangat dan senyum para anggota group yang saya tebak semuanya adalah para pekerja keras. Sering saya mendapatkan banyak inspirasi dari mereka tentang bagai mana semangat untuk tetap hidup bekerja dengan bersemangat, meskipun kelelahan dan kemalasan selalu mengiringi.
Semangat para pekerja yang subhanallah demi menghidupi kebutuhan keluarganya, tetap dilakukan meskipun harus berjalan menempuh jarak jauh dari bogor menuju jakarta. Dan bogornya pun bukan sembarang bogor, bahkan sampai di bogor ujung kabupaten, yang harus ditempuh selama satu atau dua jam sebelum subuh menuju kota bogor.
Dan group atau jamaah itu yang membuat mereka selalu bersemangat juga dalam berjalan ke tempat bekerja. Bersama sama menikmati perjalanan ke tempat kerja, meskipun ditempat kerjanya nanti mereka akan mendapatkan banyak beban pekerjaan. Bersama-sama berbagi, menebar senyum, informasi dan berita.
subhanallah...
Tuesday, September 9, 2008
Al-Quran
Al-Qur'an jadi bacaan favorit bulan ini. Sholat tarawih, ceramah-ceramah dan kultum para ustadz, nyanyian, bacaan-bacaan dan tulisan semuanya hampir bersumber pada Al-Qur'an.
Yang paling ngetop surat Al-Baqarah ayat 183, tentang perintah wajib puasa ramadhan. lainnya surat alfatihah, trus surat-surat pendek juz 30 dari surat At-Takatsur sampai surat An-nnas, yang dibaca imam saat sholat tarawih.
Al-Quran enak dibaca, apa lagi ketika kondisi hati, bagusnya bacaan dan suasananya tepat. Suara imam yang merdu, ketika shalat berjamaah menjadi pembuat khusu shalat kita. masjid yang tenang, lingkungan yang mendukung ditambah dengan bacaan Al-qur'an atau kalimat Allah lainnya membuat kita betah berlama-lama didalamnnya. saking betahnya sampai ngantuk.. :)
Al-Quran, Lingkungan, alam, ramadhan, menjadi Ayat-ayat Allah yang semuanya harus semampu mungkin kita baca dengan benar. Jaminannya, subhanallah, ketenangan, petunjuk dan kemampuan menangarungi hidup.
allahummarhamna bil qur'aan...
Wallahu'alam...
Yang paling ngetop surat Al-Baqarah ayat 183, tentang perintah wajib puasa ramadhan. lainnya surat alfatihah, trus surat-surat pendek juz 30 dari surat At-Takatsur sampai surat An-nnas, yang dibaca imam saat sholat tarawih.
Al-Quran enak dibaca, apa lagi ketika kondisi hati, bagusnya bacaan dan suasananya tepat. Suara imam yang merdu, ketika shalat berjamaah menjadi pembuat khusu shalat kita. masjid yang tenang, lingkungan yang mendukung ditambah dengan bacaan Al-qur'an atau kalimat Allah lainnya membuat kita betah berlama-lama didalamnnya. saking betahnya sampai ngantuk.. :)
Al-Quran, Lingkungan, alam, ramadhan, menjadi Ayat-ayat Allah yang semuanya harus semampu mungkin kita baca dengan benar. Jaminannya, subhanallah, ketenangan, petunjuk dan kemampuan menangarungi hidup.
allahummarhamna bil qur'aan...
Wallahu'alam...
Subscribe to:
Posts (Atom)
